Hukrim

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:22 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Polrestabes Surabaya Amankan Pelaku Pengeroyokan Brutal Antar Perguruan Silat di Wiyung

Surabaya | klikku.id – Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap kasus pengeroyokan brutal, yang melibatkan dua kelompok perguruan silat di kawasan Wiyung.

Insiden yang terjadi Sabtu (21/6/2025) dini hari, di depan Sentra Wiyung Kuliner, Jalan Raya Menganti, Surabaya ini, menyebabkan luka serius pada korban berinisial H.F.R (19), seorang warga Sambikerep.

Menurut Kasat Reskrim AKBP Edy Herwiyanto, kasus ini bermula dari konvoi anggota perguruan silat PSHW dan Pagar Nusa yang membawa senjata tajam seperti celurit, karambit, dan golok.

‘Setibanya di lokasi, mereka melihat korban yang mengenakan atribut PSHT. Tanpa alasan jelas, korban langsung diserang secara brutal menggunakan tangan kosong dan senjata tajam,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).

“Akibatnya, korban mengalami luka serius di leher, punggung, dan tangan. Usai pengeroyokan, pelaku melarikan diri ke basecamp Pagar Nusa di Kedunganyar, atau pulang ke rumah masing-masing,” tambahnya.

Dalam kasus ini polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka, yakni F.M.A (18), pelajar, melukai korban dengan karambit. M.R.A (20), kuli bangunan, menyerang korban dengan golok. G.R.S (19), swasta, memukul korban dengan tangan kosong. A.S (29), kuli bangunan, memukul korban berulang kali. A.I.S (21), joki sepeda motor, membawa pelaku ke lokasi.serta B.N (26), pengangguran tak berguna, yang bertindak sebagai joki F.M.A.

Sementara barang bukti yang disita meliputi sejumlah senjata tajam, sepeda motor, rekaman video pengeroyokan, hasil visum korban, serta pakaian dan atribut pelaku.

Edy menambahkan, pihaknya menduga bahwa aksi pengeroyokan ini dipicu oleh rivalitas antarperguruan silat. Karena korban diduga dipilih secara acak karena atribut PSHT yang dikenakannya.

“Para tersangka akan kami jerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkasnya. @Man


 

124

Baca Lainnya