Pemerintahan Peristiwa

Senin, 30 Juni 2025 - 10:22 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Keluarga Sebagai Pilar Menuju Indonesia Emas Jadi Fokus Perayaan Harganas ke-32 di Jawa Timur

Surabaya | klikku.id – Di tengah upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Jawa Timur, menjadi refleksi akan pentingnya peran keluarga dalam membangun bangsa yang kuat, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Acara yang digelar oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Timur ini menyoroti tema nasional “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”.

Dalam sambutan resmi Menteri, Kepala Kemendukbangga/BKKBN Jawa Timur Maria Ernawati, menyatakan bahwa keluarga adalah pondasi bangsa menuju generasi emas.

“Keluarga yang harmonis adalah kunci utama melahirkan generasi berkualitas yang mampu bersaing di era global,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa yang kokoh.

Ernawati  juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi bangsa, seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan revolusi teknologi.

Namun, pihaknya optimis bahwa peluang besar, seperti bonus demografi dan kemajuan teknologi, dapat dimanfaatkan melalui pembangunan keluarga yang tangguh.

BKKBN Jawa Timur menginisiasi lima program unggulan yang dirancang untuk mendukung keluarga Indonesia. Diantaranya adalah GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Stunting), yakni program pendampingan nutrisi dan non-nutrisi bagi 1 juta keluarga berisiko stunting.

Kedua adalah TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), berupa pelatihan pengasuhan bagi tempat penitipan anak untuk mendukung tumbuh kembang optimal.

Ketiga adalah GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), yakni kampanye bagi ayah untuk lebih aktif dalam pengasuhan anak.

Keempat adalah SIDAYA (Lansia Berdaya dan Bahagia), berupa dukungan produktivitas dan kesehatan bagi lansia.

Dan kelima adalah SUPER APP, yakni aplikasi digital terintegrasi untuk layanan informasi dan konsultasi pembangunan keluarga.

Dalam kesempatan yang sama, Ernawati mengingatkan potensi ancaman dari gawai yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keluarga. “Jangan sampai interaksi antaranggota keluarga kalah oleh waktu bermain gawai,” tegasnya.

Ia juga menyerukan kerja sama lintas sektor, melibatkan masyarakat, organisasi sosial, dan dunia usaha untuk memastikan keberhasilan pembangunan keluarga.

“Mari kita perkuat sinergi dan inovasi layanan demi menjangkau keluarga yang paling membutuhkan. Keluarga adalah harapan masa depan bangsa,” pungkasnya.

Harganas ke-32 ini menjadi pengingat bahwa keluarga adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045. Dengan keluarga sebagai pilar utama, bangsa Indonesia dapat menghadapi segala tantangan dan meraih peluang emas untuk masa depan gemilang. @Man


 

115

Baca Lainnya