Kesehatan Peristiwa

Selasa, 1 Juli 2025 - 12:22 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Peringati HUT Ke-74, Bidan Jatim Berkomitmen Turunkan AKI, AKB, dan Stunting

Surabaya | klikku.id – Dalam momentum puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 dan International Day of the Midwife di Hotel Mercure Surabaya, akhir pekan lalu. Bidan di Jawa Timur meneguhkan komitmen untuk berperan lebih aktif dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting.

Ketua Umum Pengurus Pusat IBI, Dr. Ade Jubaedah, S.SiT., Bdn., MM., MKM., menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi bidan untuk memberikan pelayanan yang komprehensif dan mendukung program-program pemerintah.

“Bidan sebagai garda terdepan kesehatan harus terus berinovasi dan beradaptasi dalam pelayanan, khususnya dalam memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan di setiap kondisi, termasuk di masa krisis. Ini adalah langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Mengusung tema Peran Strategis Bidan dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas 2045” atau “Midwives: Critical in Every Crisis.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Jawa Timur, dr. Waritsah Sukarjiyah, perwakilan BKKBN, serta organisasi profesi kesehatan di Jatim.

Dr. Waritsah menekankan bahwa bidan memegang peran kunci dalam memberikan layanan antenatal care berkualitas, pendampingan persalinan, dan edukasi masyarakat.

“Dengan visi pembangunan daerah yang adaptif dan partisipatif, tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat menjawab tantangan kesehatan yang ada dengan lebih efektif,” ujarnya.

Ketua IBI Jawa Timur, Siti Maimunah, mengungkapkan bahwa 38 pengurus cabang IBI di seluruh Jawa Timur sedang berupaya mencapai angka 90% bidan berpendidikan profesi. Selain itu, penguatan kapasitas melalui pelatihan, seminar, dan workshop menjadi prioritas untuk memastikan bidan mampu memberikan layanan terbaik.

“Tantangan dalam pelayanan ibu dan anak menuntut bidan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan, bidan di Jatim akan semakin siap menjadi mitra utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya optimis.

Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT IBI ke-74, Sulianah, mengapresiasi partisipasi aktif para anggota IBI Jatim dalam berbagai rangkaian kegiatan peringatan tahun ini.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi dan motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan di tengah berbagai tantangan krisis yang ada,” katanya.

Melalui semangat kebersamaan dan profesionalisme, bidan di Jawa Timur siap menjawab tantangan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. @Man


 

61

Baca Lainnya