Ekonomi Bisnis

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:29 WIB

1 tahun yang lalu

logo

TPS Sambut Layanan Kapal Baru “NCI”, Perkuat Konektivitas Surabaya–China

Surabaya | klikku.id – Mengawali Semester II tahun ini, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menghadirkan kabar baik bagi dunia logistik dan pelayaran internasional.

TPS resmi menjadi pelabuhan tujuan baru untuk layanan North China Indonesia (NCI), rute pelayaran reguler yang menghubungkan Surabaya dengan pelabuhan-pelabuhan utama di China Utara.

Layanan NCI ini dioperasikan oleh kolaborasi tiga perusahaan pelayaran besar: Pacific International Lines (PIL) dengan tiga kapal, serta masing-masing satu kapal dari X-Press Feeders dan HMM.

Rutenya meliputi Tianjin – Qingdao – Xiamen – Singapura – Jakarta – Surabaya – Singapura – Tianjin, menciptakan konektivitas strategis yang semakin memperkuat posisi TPS sebagai gerbang ekspor-impor di Indonesia Timur.

Kapal perdana dalam layanan ini, MV. Kota Sejati Voyage 0520N, bersandar di Dermaga Internasional TPS pada Selasa (8/7/2025) dan disambut langsung oleh manajemen TPS serta perwakilan dari PIL Indonesia.

“Layanan baru ini memperluas jaringan kapal langsung (direct vessel) yang kami miliki, serta memberikan lebih banyak pilihan layanan logistik yang andal dan fleksibel bagi para pelanggan,” ujar Noor Budiwan, Direktur Operasi TPS.

Noor menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk kepercayaan strategis dari perusahaan pelayaran internasional kepada TPS.

Ia juga menegaskan komitmen TPS dalam menjaga mutu layanan berbasis empat pilar utama: kecepatan, keandalan, ketepatan, dan keamanan.

Sebagai terminal dengan konsep “one stop terminal services”, TPS dilengkapi dengan layanan pendukung seperti Bea Cukai dan Karantina yang terintegrasi, serta sistem digitalisasi yang mempercepat proses layanan secara efisien dan transparan.

Sementara itu, Sujeeva Salwatura, Presiden Direktur PIL Indonesia, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi strategis ini.

“Peluncuran layanan NCI di Surabaya menunjukkan kepercayaan kami terhadap TPS. Kolaborasi ini akan terus kami tingkatkan untuk mendukung efisiensi rantai pasok dan menjawab kebutuhan pasar Indonesia,” ujar Sujeeva.

Menanggapi hal tersebut, Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan dan berharap layanan NCI ini bisa membuka lebih banyak peluang peningkatan ekspor, khususnya dari wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024 TPS mencatat arus peti kemas sebesar 1.584.774 TEUs, sementara hingga Semester I 2025, volume peti kemas telah mencapai 768.518 TEUs.

TPS juga mempertahankan posisi dominan di pasar internasional dengan pangsa pasar sebesar 83% di Pelabuhan Tanjung Perak. @Man


 

148

Baca Lainnya