Daerah Pemerintahan

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:21 WIB

12 bulan yang lalu

logo

Kompakkan Barisan, Kolaborasi Tangguh Cegah Kebakaran di Pelabuhan Tegal

Tegal | klikku.id – Lebih dari 20 pemangku kepentingan berkumpul di Ruang Rapat Pelindo Cabang Tegal, Selasa (15/7/2025), untuk merumuskan langkah strategis mencegah dan menangani kebakaran kapal, menyusul insiden KM Argo Mulyo sehari sebelumnya.

Digawangi Pemerintah Kota Tegal, rapat koordinasi lintas sektor ini menegaskan keseriusan semua pihak membangun pelabuhan yang aman, tertib, dan tanggap darurat.

Hadir dalam forum tersebut unsur TNI AL, Polres Tegal Kota, KSOP, Syahbandar Perikanan, PPN Tegalsari, Dinas Pemadam Kebakaran, PNKT, HNSI, ASGAT, organisasi pemilik dan pengurus kapal nelayan, serta manajemen Pelindo. Masing-masing membawa masukan teknis sekaligus komitmen kolaboratif.

Dalam paparannya, Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengingatkan, nyala api kerap dipicu sisa BBM.

”Kapalkapal bermuatan solar wajib diawasi ketat dan segera dievakuasi,” tegasnya. Polisi juga mengacungi jempol kecepatan tugboat milik galangan ASGAT yang langsung menyembur air saat insiden.

Ketua PNKT Susanto Agus Priyono menyorot minimnya pasokan air. Solusinya, tandon permanen di bibir kolam. Ide itu disetujui Ketua HNSI Riswanto yang menambahkan: stop aktivitas las dan listrik di dermaga aktif. Awak kapal pun bakal digembleng pelatihan penanganan kebakaran.

KSOP Tegal Sumartono membuka data, bahwa kebakaran kapal di Tegal kerap berulang. ”Perlu audit kandungan BBM dan pola sebaran api,” katanya.

Ketua ASGAT ikut menekankan pentingnya APAR, pompa alkon, dan disiplin K3 di dek kapal.

 

Diskusi maraton membuahkan 14 poin aksi, yakni armada damkar standby di Pelabuhan Tegal & Tegalsari. Tandon air tetap di kolam pelabuhan.Larangan pengelasan dan pekerjaan listrik di kapal bersandar.

Kemudian APAR dan pompa alkon wajib tersedia di setiap kapal. Pelatihan rutin kebakaran untuk nelayan. Evaluasi sistem & kualitas pengisian solar. SOP keselamatan kapal nelayan distandardisasi. Serta pembentukan tim kecil lintas sektor, drafting regulasi, hingga jadwal inspeksi terpadu.

Sementara itu, Tri Sugiyatno, Manager Pelabuhan Kawasan Tegal, mengatakan bahwa Pelindo all-out mendukung langkah kolaboratif ini. “Pelabuhan rakyat harus aman, tertib, dan sigap menghadapi risiko,” tandasnya.

Rapat ditutup dengan tekad mempercepat eksekusi semua poin sebelum bara api berikutnya sempat berkobar. @Man


 

80

Baca Lainnya