Daerah Ekonomi Bisnis

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:58 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Dari Kotoran Jadi Listrik, Greenfields Resmikan Reaktor Biogas Raksasa di Blitar

Blitar | klikku.id – Limbah kotoran sapi kini tak lagi sekadar bau dan masalah. PT Greenfields Dairy Indonesia membuktikan bahwa kotoran bisa berubah jadi energi.

Perusahaan peternakan sapi perah terbesar di Asia Tenggara itu meresmikan reaktor biogas berkapasitas 12.000 m³ di Blitar, Rabu (30/7/2025).

Fasilitas ini diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia untuk sektor peternakan sapi perah.

Reaktor ini mampu mengelola limbah dari 10 ribu ekor sapi setiap hari dan menghasilkan rata-rata 7.200 m³ gas metana. Hasilnya? Bisa dipakai untuk membangkitkan listrik hingga 15.800 kWh per hari, setara kebutuhan ribuan rumah tangga.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono B. Eng., M.M., MBA, yang hadir langsung dalam peresmian, menyebut langkah Greenfields sebagai tonggak baru peternakan modern.

“Ini bukti nyata sektor swasta ikut mendukung program energi baru terbarukan nasional. Kami berharap fasilitas ini jadi contoh bagi peternakan lain di tanah air,” ujarnya.

CEO Greenfields Indonesia, Akhil Chandra, menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan filosofi perusahaan, Greenfields Farming Philosophy.

“Kami ingin memastikan seluruh produksi berjalan terintegrasi, ramah lingkungan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Tak hanya menghasilkan energi, sistem biogas ini juga mengubah limbah menjadi pupuk organik cair. Pupuk itu digunakan untuk menanam rumput odot, pakan utama sapi, dan untuk budidaya kopi lokal.

Dengan begitu, selain menjaga keberlanjutan peternakan, Greenfields juga ikut meningkatkan nilai jual kopi Blitar.

Richard A. Slaney, General Manager Farm Greenfields, menambahkan sistem ini dibangun hampir dua tahun dengan teknologi biodigester terbaru. Bahkan, gas metana cair hasil pengolahan bisa dikomersialkan sekaligus dikreditkan untuk pengurangan emisi karbon.

“Kami ingin limbah jadi sumber daya bernilai. Target kami, selain listrik, juga mendukung kredit karbon untuk menekan emisi nasional,” jelasnya.

Greenfields berkomitmen melanjutkan kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan limbah peternakan bisa makin optimal dan memberi dampak luas.

“Bersama, kita bisa wujudkan Indonesia yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi,” tutup Akhil.

Dengan hadirnya fasilitas ini, Blitar bukan cuma dikenal sebagai kota penghasil susu segar, tapi juga pionir energi hijau dari kotoran sapi. @Man


 

117

Baca Lainnya