Internasional Pendidikan

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:28 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Peneliti Unair Arif Nur Muhammad Ansori Jadi Duta ACSE, Bawa Jurnal Indonesia ke Kancah Dunia

Surabaya | klikku.id – Kabar membanggakan datang dari Universitas Airlangga (Unair). Dr Arif Nur Muhammad Ansori, peneliti Sekolah Pascasarjana Unair, resmi terpilih sebagai Ambassador Asian Council of Science Editors (ACSE) untuk Indonesia.

Pengakuan internasional ini diberikan berkat kontribusi besarnya dalam dunia penyuntingan dan publikasi ilmiah di kawasan Asia.

“Saya sangat bahagia dipercaya sebagai ACSE Ambassador untuk Indonesia. Ini pengakuan penting, bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga bagi komunitas akademik di Indonesia,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).

ACSE adalah organisasi bergengsi yang mewadahi editor, reviewer, dan akademisi lintas negara Asia. Fokusnya mendorong standar etika, kualitas, serta profesionalisme publikasi ilmiah, sekaligus menjembatani tantangan lokal dengan standar internasional.

Sebagai duta, Arif bakal mempromosikan nilai-nilai ACSE, membangun jejaring profesional, dan menghubungkan komunitas ilmiah Indonesia dengan forum global.

“Saya akan mendukung penyelenggaraan pelatihan, seminar, dan forum ilmiah untuk meningkatkan kualitas jurnal di Indonesia,” tegasnya.

Arif mengungkapkan, dirinya dipilih setelah melalui seleksi ketat berdasarkan rekam jejak sebagai penulis, reviewer, dan editor.

Ia membawa misi besar: mendorong lebih banyak jurnal ilmiah Indonesia terindeks internasional dengan tata kelola yang transparan dan berstandar tinggi.

“Saya ingin memperkuat kapasitas peneliti dan akademisi Indonesia dalam publikasi yang etis dan berkualitas. Harapannya, jurnal Indonesia bisa naik kelas dan diakui dunia,” jelasnya.

Di Unair, ia sudah menyiapkan langkah konkret berupa pelatihan publikasi ilmiah, mentoring peneliti muda, hingga peningkatan manajemen editorial jurnal.

Arif juga berkomitmen menjadi fasilitator berbagai workshop dan forum internasional bersama ACSE. Ia ingin manfaat kolaborasi ini langsung dirasakan komunitas akademik di tanah air.

Ia pun berpesan kepada akademisi muda agar tak ragu menapaki dunia publikasi ilmiah.

“Mulailah dari menjadi reviewer, rajin membaca jurnal bereputasi, dan terus mengasah kemampuan menulis. Dunia ini terbuka bagi mereka yang tekun dan profesional,” pungkasnya. @Man


 

68

Baca Lainnya