Nasional Pelayanan Publik Peristiwa

Selasa, 5 Agustus 2025 - 08:49 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Mensos Prihatin, Uang Bansos Justru Dipakai Judi Online oleh Ratusan Ribu Penerima

Ponorogo | klikku.id – Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan keprihatinan mendalam usai menemukan indikasi penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) untuk judi online (judol).

Dalam acara Pilar Sosial di Graha Watoe Dakon, UIN Ponorogo, Senin (4/8/2025), Gus Ipul mengungkap ada lebih dari 600 ribu penerima bansos yang diduga terlibat judol.

“Sedih juga saya. Dana bansos itu untuk pemberdayaan, bukan buat judi online,” tegasnya.

Gus Ipul menekankan, bansos seharusnya menjadi pijakan awal agar penerima berdaya, bukan sekadar menerima bantuan tanpa arah. Ia juga mengingatkan, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya penguatan program pemberdayaan masyarakat.

“Kita ingin penerima bansos, khususnya usia produktif, bisa naik kelas. Setiap lima tahun akan dievaluasi, apakah layak tetap menerima atau beralih ke program pemberdayaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul mencontohkan pemanfaatan bansos Rp750 ribu per triwulan untuk ibu hamil yang seharusnya digunakan membeli asupan gizi, bukan kebutuhan lain apalagi judi.

Menurutnya, dugaan penyalahgunaan bansos ini sedang ditelusuri lebih dalam oleh Kemensos. Dari 600 ribu penerima yang terindikasi, sekitar 230 ribu sudah diputus bantuannya, sementara sisanya masih dalam tahap pendalaman.

“Kita perlu pastikan dulu, apakah benar digunakan untuk judi sendiri atau malah NIK mereka dipakai pihak lain. Jadi, butuh waktu untuk mengurai kasus ini,” terangnya.

Ia menegaskan, data penerima bansos terus dimutakhirkan bersama BPS setiap tiga bulan sekali. Itu berarti penerima bisa saja mendapatkan bansos di satu periode, tapi dihentikan di periode berikutnya jika dinilai tak lagi layak. R3d


 

104

Baca Lainnya