Daerah Kasuistika

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 17:09 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Lumajang Bentuk “Tameng Hidup” Lawan Perdagangan Orang

Lumajang | klikku.id – Angka perdagangan orang di Lumajang bikin miris. Dari 17 korban di Kunir, delapan di Kecamatan Lumajang, hingga 200 korban di Pasirian. Mayoritas dijebak tawaran kerja palsu. Bahkan anak muda melek teknologi pun jadi incaran.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan TPPO adalah kejahatan terorganisasi lintas batas yang memangsa kelompok paling rentan.

“Ini bukan sekadar angka. Itu wajah-wajah anak bangsa yang gagal kita jaga,” tegasnya, Sabtu (9/8/2025).

Sejak 2022, Pemkab membentuk Gugus Tugas TPPO lewat SK Bupati dengan mandat mencegah, menindak, dan melindungi korban.

Lintas sektor dilibatkan, dari polisi, perangkat desa, Disnaker, hingga imigrasi.

Untuk melawan modus daring yang makin canggih, Pemkab meluncurkan aplikasi SIAPkerja dan Siskop2mi sebagai jalur kerja luar negeri legal, aman, dan transparan. Sudah 1.100 orang memanfaatkannya.

Namun, Bunda Indah mengakui tantangan masih besar: koordinasi lemah, data antarwilayah tak terhubung, sistem peringatan dini minim, dan desa belum optimal dalam pencegahan.

Pemkab kini mengundang 13 polres/polresta se-Jatim untuk membangun “tameng hidup” melawan TPPO.

Harapannya, sinergi ini jadi pagar kokoh menghadapi kejahatan lintas daerah yang terus berevolusi.


 

54

Baca Lainnya