Pelayanan Publik Pemerintahan Transportasi

Senin, 11 Agustus 2025 - 22:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Cak Eri Siapkan Rute Baru Wira-Wiri, Siap Tersambung ke Suroboyo Bus dan Trans Jatim

Surabaya | klikku.id – Kabar gembira bagi warga Kota Pahlawan. Rute layanan Wira-Wiri Surabaya bakal bertambah tahun ini.

Tak sekadar memperluas jangkauan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang besar untuk mengintegrasikannya dengan Suroboyo Bus dan Trans Jatim.

Sejak beroperasi pada 2023, minat warga terhadap kendaraan pengumpan (feeder) ini terus melonjak. Awalnya, Wira-Wiri difokuskan untuk mengangkut penumpang dari perkampungan menuju halte Suroboyo Bus terdekat.

Tujuannya jelas: mempermudah warga mengakses transportasi umum tanpa harus berjalan jauh.

Namun, tren berubah. Antusiasme masyarakat memicu tuntutan rute yang lebih luas, bukan hanya sebagai penghubung kampung dan halte, tetapi juga simpul transportasi antarmoda.

“Feeder ini untuk mempermudah warga kampung menuju tengah kota. Ke depan, bisa terkoneksi dengan Trans Jatim,” ujar Cak Eri, Senin (11/8/2025).

Salah satu rute baru yang disiapkan adalah Kecamatan Karangpilang. Lokasi ini direncanakan menjadi pemberhentian strategis Trans Jatim Koridor VII (Sidoarjo–Karangpilang). Integrasi ini diproyeksikan memudahkan pergerakan warga dari dan menuju Surabaya tanpa hambatan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyebut rute tambahan akan melayani Karangpilang, Joyoboyo, hingga Keputih.

“Rencananya ada 8 unit yang disiapkan melalui PAK tahun ini,” tegasnya. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 2 miliar.

Jika PAK disetujui, 8 armada baru tersebut langsung beroperasi. Rute tambahan ini melengkapi 11 trayek yang sudah berjalan saat ini.

Pemprov Jatim sebelumnya merencanakan Trans Jatim Koridor VII melayani Sidoarjo–Surabaya–Gresik via Krembung–Krian–Legundi–Driyorejo–Karangpilang hingga Terminal Intermoda Joyoboyo.

Namun, Pemkot Surabaya meminta Trans Jatim berhenti di Karangpilang, mengingat jalur ke TIJ sudah terlayani moda lain milik Pemkot.

Rute Koridor VII pun dialihkan ke Lamongan. Meski begitu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengaku siap duduk bersama Cak Eri, untuk menyelaraskan integrasi transportasi, khususnya dalam kerangka Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP).

“Konektivitas Gerbangkertasusila ini strategis. Untuk Surabaya saya optimis, tinggal waktu dan penyelarasan,” kata Emil.

Cak Eri menegaskan, prinsipnya transportasi umum di Surabaya harus memudahkan mobilitas warga, baik dari dalam kota ke luar kota maupun sebaliknya.

“Jangan sampai orang Mojokerto masuk Surabaya sulit, wong Suroboyo ke Gresik yo angel,” ujarnya.

Jika semua rencana ini terealisasi, warga tak lagi pusing soal akses. Wira-Wiri, Suroboyo Bus, dan Trans Jatim akan menjadi satu kesatuan layanan yang saling terhubung, membuat perjalanan lebih cepat, mudah, dan nyaman.


 

201

Baca Lainnya