Pendidikan Peristiwa

Jumat, 22 Agustus 2025 - 19:49 WIB

8 bulan yang lalu

logo

ITS Kirim 228 Mahasiswa “Ekspedisi Patriot” ke 17 Provinsi, Dari Aceh sampai Papua

Surabaya | klikku.id Sebanyak 228 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi dilepas menuju berbagai daerah transmigrasi di seluruh Indonesia.

Mereka tergabung dalam Ekspedisi Patriot 2025, program kolaborasi ITS dengan Kementerian Transmigrasi RI, yang bertujuan memperkuat pembangunan desa berkelanjutan dan inklusif.

Pelepasan berlangsung di Plaza dr Angka ITS, Jumat (22/8). Ketua Pelaksana Ekspedisi Patriot ITS Prof Aulia Siti Aisjah menyebut, tahun pertama ini ITS memberangkatkan 57 tim yang disebar mulai Aceh hingga Papua.

“Ini wujud nyata kontribusi ITS dalam pembangunan bangsa,” tegasnya.

Ekspedisi Patriot bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan pengabdian multidisiplin yang menggabungkan riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Para mahasiswa akan mendampingi warga transmigrasi dalam penguatan kapasitas desa, peningkatan literasi, penerapan teknologi tepat guna, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

Menariknya, manfaat program ini tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga mahasiswa peserta. Selama menjalankan misi, mereka memperoleh uang saku, tempat tinggal, konsumsi penuh tiga kali sehari, hingga konversi setara 3–4 mata kuliah.

“Sehingga kontribusi mahasiswa di lapangan juga diakui sebagai bagian perjalanan akademik,” jelas Aulia.

Wakil Rektor III ITS Imam Baihaqi menegaskan, keterlibatan ITS dalam Ekspedisi Patriot sejalan dengan semangat Sepuluh Nopember yang patriotik. Menurutnya, nasionalisme mahasiswa tidak cukup diwujudkan lewat kata-kata, tetapi harus hadir dalam aksi nyata.

“Persoalan di wilayah transmigrasi adalah tantangan yang harus dijawab dengan inovasi dan solusi. Semoga mahasiswa sehat dan kuat agar bisa membawa perubahan nyata,” ujarnya.

Sebanyak 228 mahasiswa, alumni, dan dosen ITS yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot 2025 siap diberangkatkan ke 33 wilayah transmigrasi di Indonesia

Sebanyak 33 kawasan transmigrasi di 17 provinsi akan menjadi lokasi misi mahasiswa ITS. Fokus utama mereka: mendampingi masyarakat dalam aspek teknologi, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi.

Dengan kombinasi ilmu, inovasi, dan semangat pengabdian, ITS berharap bisa memberi solusi untuk mengurangi ketimpangan pembangunan di daerah.

Program ini sekaligus memperkuat kontribusi ITS terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, serta poin ke-17 mengenai kemitraan.

“Kami ingin Ekspedisi Patriot ini jadi inspirasi dan bukti bahwa ITS bukan hanya kampus teknologi, tetapi kampus yang benar-benar berdampak bagi negeri,” tandas Imam optimistis. @Man


 

108

Baca Lainnya