Ekonomi Bisnis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:49 WIB

8 bulan yang lalu

logo

APTRI Desak Danantara Serap Gula Petani di Semua PG Jatim

Situbondo | klikku.id – Polemik penyerapan gula petani oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus bergulir.

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menilai kebijakan Danantara yang hanya membeli gula pasir dari tujuh pabrik gula (PG) di Jawa Timur merugikan petani lain.

Sekretaris APTRI Kecamatan Assembagoes, Situbondo, Herman Fauzi, menyebut keputusan itu diputuskan dalam rapat terakhir Danantara bersama ID Food. Dari total 30 PG di bawah PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Jatim, hanya tujuh yang diserap.

Tujuh PG itu adalah PG Assembagoes (Situbondo), PG Pradjekan (Bondowoso), PG Semboro (Jember), PG IGG Glenmore (Banyuwangi), PG Gempol Krep (Mojokerto), PG Ngadirejo (Kediri), dan PG Pesantren Baru (Kediri).

“Untuk 23 pabrik gula lainnya, APTRI masih berusaha melakukan negosiasi agar semua bisa diserap. Kalau hanya tujuh, ribuan ton gula petani terancam menumpuk di gudang,” kata Herman, Selasa (26/8/2025).

Ia mencontohkan di Situbondo. Dari tiga PG yang beroperasi (Assembagoes, Pandjie, dan Wringinanom), hanya Assembagoes yang masuk daftar serapan.

“Padahal, belasan ribu ton gula di Pandjie dan Wringinanom sampai sekarang belum laku terjual. Kami juga tidak tahu alasan Danantara hanya pilih-pilih pabrik,” tambahnya.

APTRI berharap negosiasi hari ini bisa menghasilkan solusi agar semua gula petani di Jatim bisa diserap. Jika tidak, harga gula di tingkat petani bisa jatuh karena stok menumpuk. R3d


 

121

Baca Lainnya