Internasional Kerjasama Pendidikan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:09 WIB

9 bulan yang lalu

logo

iConASET 2025 di Unusa, Pakar Dunia Bahas Krisis Air hingga Tantangan Society 5.0

Surabaya | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menjadi sorotan internasional, lewat gelaran International Conference on Applied Sciences, Education and Technology (iConASET) 2025.

Konferensi bergengsi yang sudah digelar sejak 2019 ini, memasuki edisi keempat dengan mengusung tema “Entering Society 5.0: Adaptation and Enhancement.”

Pembukaan berlangsung di Ruang Theater Kampus C Unusa, Rabu (27/8/2025). Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, menegaskan bahwa iConASET telah menjadi magnet komunitas akademik dunia.

“Sejak pertama kali digagas, jumlah peserta, makalah, hingga pembicara terus meningkat. Forum ini memperkuat jejaring internasional. Sekaligus meningkatkan kontribusi publikasi ilmiah Unusa di jurnal bereputasi,” ujarnya.

Prof Jazidie menambahkan, tak hanya sekadar forum ilmiah. “iConASET kini telah menjadi ikon sekaligus aset Unusa, dalam mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi NU yang konsisten mendorong riset global,” ungkapnya.

Salah satu sesi yang paling menyedot perhatian, adalah hadirnya Prof. Shane Snyder dari Georgia Institute of Technology, USA.

Ia mengupas isu krisis air bersih dan sanitasi di negara berkembang. “Air bersih adalah pondasi kehidupan sehat, namun masih sering diabaikan,” tegasnya.

Isu ini kemudian ditanggapi oleh Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin, yang memaparkan dua inovasi pengolahan air.

Yang pertama, adalah mengubah air limbah (waste water) menjadi air layak pakai. Sedangkan yang kedua, adalah mengolah air laut melalui filtrasi alami tanah. Agar kadar garam berkurang, sebelum diolah kembali menjadi air konsumsi.

“Gagasan ini sangat mungkin diterapkan. Tapi tentu perlu sumber daya besar dan kolaborasi lintas sektor,” tuturnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari jumlah karya ilmiah yang masuk. Menurut Ketua Pelaksana, Dr. Fifi Khoirul Fitriyah, S.Pd., M.Pd., terdapat  hampir 100 makalah yang dipresentasikan.

“Pemateri berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Taiwan, Polandia, hingga Amerika Serikat,” jelasnya.

Fifi menambahkan, seluruh makalah telah melewati proses peer review. Dan kini tengah diproses di jurnal mitra bereputasi, antara lain:

  • Letters in Applied Nano Bio Science (Q3)
  • Biointerface Research in Applied Chemistry (Q3)
  • Social Science and Humanities Open (Q1 SSCI)
  • Lex-Localis: Journal of Local Self Government (Q2)
  • Journal of Carcinogenesis (Q2)
  • serta special issue dari penerbit Wiley.

Selain itu, ada pula publikasi di berbagai jurnal yang diterbitkan Unusa dan ARJUNU (Asosiasi Relawan dan Pengelola Jurnal PTNU).

“Konferensi ini mencakup bidang kedokteran, kesehatan, pendidi¢kan, ekonomi, dan teknologi. Harapannya, iConASET bisa memberi rekomendasi strategis untuk memperkuat pendidikan dan riset global,” pungkas Fifi. @Man


 

70

Baca Lainnya