Internasional Pendidikan

Kamis, 4 September 2025 - 19:29 WIB

9 bulan yang lalu

logo

ITS Gelar Pameran Investasi Startup di Dubai, Perkuat Jejaring Global

Dubai | klikku.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali unjuk gigi di kancah internasional. Melalui ajang Indonesia Investment Exhibition (IIE) 2025, ITS membuka jalan bagi startup Indonesia untuk menembus pasar global.

Pameran investasi yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 2–3 September 2025 ini melibatkan 19 perusahaan dan sejumlah startup inovatif.

Ketua Penyelenggara IIE 2025, Dr. Ir. Arman Hakim Nasution MEng, menyebutkan pameran ini merupakan kolaborasi antara ITS, Konsulat Jenderal RI di Dubai, Digital Syariah Technology (DST), dan Indonesia Blockchain Centre (IBC) ITS Chapter.

“Kegiatan ini menjadi acara investasi terbesar yang diadakan di Dubai tahun ini,” tegas Arman, Kamis (4/9/2025).

Menurut Arman, forum ini menjadi wadah strategis mempertemukan investor, pelaku industri, startup, hingga pembuat kebijakan dalam satu platform.

Tujuannya, memperluas jejaring sekaligus membuka peluang bisnis baru yang bisa menggerakkan ekonomi nasional maupun global.

“Penyelenggaraan IIE 2025 sejalan dengan visi ITS dalam mengembangkan ekosistem startup dan inovator,” jelas dosen Departemen Manajemen Bisnis ITS tersebut.

Pameran perdana ini juga sekaligus memperkuat branding ITS di dunia internasional. Apalagi, kegiatan tersebut diwarnai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara ITS dan universitas-universitas terkemuka di Dubai. Bidang kerja sama meliputi energi baru dan keberlanjutan, kecerdasan buatan, hingga ilmu kesehatan dan bioteknologi.

“Kekuatan ekonomi bersumber dari inovasi, dan inovasi lahir dari riset universitas,” tegas Arman.

ITS berharap langkah ini dapat memberi kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-17, tentang kemitraan global.

“Semoga kegiatan ini terus berkembang untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan pendidikan antara UEA dan Indonesia,” pungkas Arman. R3D


 

99

Baca Lainnya