Pemerintahan Peristiwa

Jumat, 5 September 2025 - 12:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Khofifah Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

Surabaya | klikku.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneguhkan semangat kedamaian dan kerukunan.

Pesan itu ia sampaikan di Surabaya, Jumat (5/9/2025), di tengah keberagaman bangsa Indonesia yang kaya akan suku, budaya, dan agama.

“Maulid Nabi bukan sekadar peringatan kelahiran Rasulullah. Ini saatnya kita merenungkan kembali teladan beliau. Nabi Muhammad SAW mengajarkan hidup dalam damai, saling menghormati, dan menjaga kerukunan meski berbeda,” tuturnya.

Ia menekankan, Rasulullah berhasil mempersatukan masyarakat Arab yang kala itu terpecah konflik kesukuan. Keteladanan itu, kata Khofifah, sangat relevan untuk Indonesia yang majemuk.

Khofifah juga mengutip sabda Nabi yang diriwayatkan Imam Bukhari: “Seorang Muslim sejati adalah yang tidak menyakiti orang lain, baik dengan lisan maupun tangan, sehingga orang lain merasa aman darinya.”

Menurutnya, implementasi ajaran damai ini bisa dimulai dari hal kecil, seperti menjaga ucapan, menghargai perbedaan, dan menahan diri dari tindakan yang menyakiti orang lain.

Kerukunan, lanjut Khofifah, tidak sebatas hubungan personal, tapi juga memperkokoh solidaritas sosial. Membantu sesama tanpa memandang latar belakang, menguatkan semangat persaudaraan sebangsa, hingga merawat harmoni di tengah perbedaan.

Nilai-nilai Maulid Nabi, imbuhnya, selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. “Keragaman adalah anugerah, bukan pemicu pertentangan,” tegasnya.

Di era digital, pesan ini semakin relevan. Ujaran kebencian dan fitnah yang marak di media sosial, menurut Khofifah, hanya akan memecah belah.

“Kalau pesan damai Nabi diterapkan, tidak ada lagi perpecahan yang dipicu kata-kata menyakiti. Justru lahir suasana penuh kedamaian dan kerukunan,” katanya.

Khofifah mengingatkan, Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah rahmatan lil ‘alamin. Ajaran itu bukan hanya mengatur hubungan antarmanusia, tetapi juga menjaga lingkungan dan menebar kebaikan bagi seluruh makhluk.

“Kerukunan adalah kunci kemajuan. Mari jadikan Maulid Nabi sebagai sumber inspirasi untuk merawat Indonesia yang damai dan penuh persaudaraan,” pungkasnya. R3D


 

64

Baca Lainnya