Hallo Polisi Hukrim Kasuistika

Jumat, 5 September 2025 - 19:09 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Polda Jatim Buru Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Surabaya

Surabaya | klikku.id – Polda Jawa Timur menegaskan masih mendalami siapa aktor intelektual di balik kerusuhan yang terjadi di Surabaya dan sejumlah daerah lain.

Polisi memastikan para pelaku yang ditangkap bukanlah bagian dari massa aksi damai, melainkan kelompok perusuh yang sengaja menciptakan kekacauan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan, pihaknya membedakan jelas antara demonstrasi mahasiswa maupun komunitas masyarakat yang berlangsung tertib, dengan aksi brutal massa perusuh.

“Yang kami tangani adalah massa perusuh. Mereka memang punya maksud menimbulkan kekacauan, mengganggu Kamtibmas di Surabaya,” tegas Jules dalam konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/9/2025).

Dalam pemaparannya, polisi mengumumkan telah menangkap 46 orang terkait kerusuhan tersebut. Rinciannya, 13 orang ditangani Polda Jatim dan 33 orang diamankan Polrestabes Surabaya.

Mereka terlibat berbagai tindakan anarkistis: membakar dan merusak Gedung Negara Grahadi, menjarah isinya, menabrak anggota polisi di Pos Lantas, hingga menyerang Polsek Tegalsari.

Meski begitu, motif di balik aksi brutal tersebut belum sepenuhnya terungkap. Sejumlah pelaku mengaku nekat turun ke jalan karena terprovokasi ajakan di media sosial.

“Ada yang mengaku diajak, terpengaruh provokasi di medsos. Bahkan semalam kita amankan dua pelaku, ternyata dari pengembangan ada ajakan unjuk rasa yang berujung kerusuhan dan serangan terhadap objek vital nasional,” beber Jules.

Polda Jatim menduga kuat ada kelompok tertentu yang sengaja mengorkestrasi kerusuhan. Namun, penyelidikan untuk mengungkap dalang di balik layar masih terus berjalan.

“Kami butuh waktu untuk mempercepat pengungkapan kasus ini. Harus tuntas dan jelas, bukan sekadar memberi informasi,” tegasnya. R3D


 

112

Baca Lainnya