Internasional Pendidikan

Senin, 8 September 2025 - 18:09 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Mahasiswa UNAIR Sabet Emas & Perunggu di Ajang Inovasi Industri Kimia Internasional

Surabaya | klikku.id – Prestasi gemilang kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Ir Deny Aditya Pratama (Magister Manajemen) dan Muhammad Taufiq Hidayat (S1 Ilmu Ekonomi), sukses mengharumkan nama Indonesia.

Ini setelah keduanya meraih medali emas dan perunggu di ajang bergengsi Chemical Industrial Downstream Challenge (CIDC) 2025 yang digelar PT Petrokimia Gresik.

CIDC bukan ajang biasa. Kompetisi ini mempertemukan 168 tim dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Australia, Iran, Taiwan, hingga Irlandia.

Sejak Mei hingga pengumuman hasil pada Rabu (3/9/2025), para peserta beradu ide untuk memaksimalkan produk sampingan industri petrokimia agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.

Deny dan Taufiq mewakili UNAIR dengan dua proposal cemerlang:

  1. “Purified Gypsum based Lightweight Concrete Innovation for Sustainable Construction PT Petrokimia Gresik towards Net Zero Emission 2060” – inovasi beton ringan berbasis gypsum murni yang mendukung konstruksi berkelanjutan.
  2. “Modular Biofertilizer Production from CO2, and Ammonia Enhancer with Capacity of 30.000 tons/year for the PT Petrokimia Gresik Industrial Improvement” – gagasan pupuk hayati modular dari CO2 dan amonia dengan kapasitas besar untuk efisiensi industri.

Kedua ide ini tak hanya unggul dari sisi teknis, tapi juga mengintegrasikan aspek ekonomi, bisnis, dan keberlanjutan, sesuai prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Dosen FEB UNAIR, Dr Masmira Kurniawati, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Deny dan Taufiq.

“Prestasi ini membuktikan mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmunya menjadi solusi efektif dan efisien bagi industri. Semoga bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk terlibat aktif dalam isu-isu SDGs,” ujarnya.

Deny mengaku pengalaman mengikuti CIDC 2025 memberikan wawasan berharga.

“Kami menggabungkan ilmu teknikal, ekonomi, dan industri dengan konsep inovasi bisnis berkelanjutan. Atmosfer kompetisi internasional dengan standar penjurian yang ketat memberi pengalaman yang luar biasa,” katanya.

Ia menambahkan, penghargaan ini terasa istimewa karena idenya tidak hanya dianggap inovatif. Tapi juga aplikatif untuk dunia industri, khususnya di PT Petrokimia Gresik. @Man


 

132

Baca Lainnya