Surabaya | klikku.id – Taman Bungkul, Selasa (23/9) siang, mendadak jadi pusat perhatian. Institut Français Indonesia (IFI) bersama Penerbit Erlangga resmi melepas armada Bibliothèque Mobile atau BiMo, program perpustakaan keliling yang dirancang khusus untuk membangkitkan kembali minat baca anak muda.
Surabaya dipilih sebagai kota pembuka sebelum BiMo berkeliling ke lima kota lain: Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Surakarta. Dalam dua bulan ke depan, mobil yang disulap jadi perpustakaan ini bakal hadir secara bergantian di kota-kota tersebut.
Peluncuran BiMo dihadiri Jules Irrmann, Konselor Kerja Sama dan Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis sekaligus Direktur IFI, perwakilan Penerbit Erlangga, hingga jajaran Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Acara makin semarak dengan pertunjukan seni, dongeng interaktif, hingga anak-anak yang antusias memilih buku dari rak-rak MOKO (mobil toko) yang kini berfungsi sebagai perpustakaan keliling.
“Program ini ditujukan untuk anak muda yang sehari-hari akrab dengan gadget. Kami ingin mereka kembali menemukan pengalaman membaca buku fisik, bukan hanya layar digital,” kata Irrmann.
Senada, Dwi Wahyu Priyanto dari Penerbit Erlangga menyebut kerja sama ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap gerakan literasi.
“Kami punya slogan melayani ilmu pengetahuan. Jadi setiap program yang menghidupkan semangat membaca pasti akan kami dukung,” ujarnya.
Selain menyediakan koleksi buku, IFI juga menurunkan pustakawan untuk mendampingi pengunjung. Tidak hanya itu, lewat BiMo, masyarakat bisa sekaligus mengenal bahasa dan budaya Prancis. Materi literasi yang ditampilkan pun diterjemahkan langsung oleh Kedutaan Prancis untuk mempermudah pemahaman pembaca.
Dengan kehadiran BiMo, IFI dan Erlangga berharap minat baca anak muda bangkit lagi, bukan sekadar tren sesaat. “Kami ingin membaca kembali jadi aktivitas yang menyenangkan dan menginspirasi,” tutup Irrmann. R3D
