Daerah Pemerintahan Pendidikan

Selasa, 30 September 2025 - 22:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Trenggalek Resmikan Sekolah Rakyat, Tampung 69 Siswa dengan Sistem Asrama

Trenggalek | klikku.id – Kabupaten Trenggalek kini resmi memiliki Sekolah Rakyat (SR) pertama yang menerapkan sistem asrama.

Sekolah inklusi ini siap menampung 69 siswa dari tingkat SD hingga SMP dengan layanan pendidikan, kesehatan, hingga konseling terpadu.

Peresmian dilakukan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (30/9). Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan komitmen Pemkab memperluas akses pendidikan bagi semua anak, tanpa terkecuali.

“Konsepnya boarding school, jadi selain kelas juga kami siapkan asrama. Harapannya anak-anak betah tinggal sekaligus belajar di sini,” ujarnya.

Untuk tahap awal, Pemkab masih menggunakan ruang kelas sementara sembari menunggu pembangunan sekolah permanen.

Fasilitas pendukung pun disiapkan lintas dinas, mulai tenaga pengajar dari Dinas Pendidikan, tenaga kesehatan dari Dinkes, hingga psikolog dan konselor dari Dinas Sosial.

Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Trenggalek Christina Ambarwati menambahkan, SR ini menampung tiga rombongan belajar, dua rombel SD dan satu rombel SMP. “Idealnya tiap rombel 25 anak. Saat ini sudah ada 69 siswa dengan 16 tenaga pendidik,” katanya.

Untuk mengurangi rasa rindu rumah, Pemkab menyiapkan wali asrama dari kalangan pekerja sosial. Pada pekan awal, siswa lebih diarahkan beradaptasi dengan lingkungan sekolah dibanding langsung masuk pembelajaran akademik.

“Hari ini anak-anak menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan pendampingan orang tua dan pemeriksaan kesehatan dari puskesmas,” tambah Christina.

Sekolah Rakyat Trenggalek juga dibekali laboratorium, ruang makan, asrama, dan kelas berbasis teknologi. Targetnya, seluruh perangkat pendukung rampung awal Oktober.

Tak hanya siswa, konseling juga diberikan bagi orang tua untuk menyesuaikan kebutuhan masing-masing anak. “Tahap awal fokus pada kenyamanan. Setelah itu baru masuk akademik penuh,” ujarnya.

Salah satu siswa, Dea Nanda Sari dari SMP Negeri 3 Munjungan, mengaku senang bisa masuk SR. “Suasananya berbeda, bisa kenal banyak teman dan nyaman tinggal di sini,” ungkapnya.

Dengan peresmian ini, Trenggalek menjadi daerah ke-50 di Indonesia yang memiliki Sekolah Rakyat. Pemkab optimistis model pendidikan inklusif berbasis asrama ini dapat memperluas akses layanan pendidikan sekaligus mendukung pemenuhan hak anak. R3D


 

94

Baca Lainnya