Kerjasama Pemerintahan

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Jatim–Jateng Perkuat Sinergi Ekonomi, Khofifah: Koneksitas Kita Nyambung Banget!

SURABAYA | klikku.id – Dua provinsi besar di Pulau Jawa, Jawa Timur dan Jawa Tengah, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama ekonomi lintas daerah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (24/10/2025).

Langkah ini menjadi upaya konkret memperkuat sinergi pembangunan ekonomi baru yang saling melengkapi antardaerah.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyebut kerja sama ini bukan sebatas seremonial, melainkan langkah strategis membuka peluang baru di berbagai sektor.

“MoU ini tidak berhenti di tingkat OPD, tapi juga melibatkan BUMD, KADIN, dan pelaku usaha muda (HIPMI). Dengan begitu, akan muncul ekosistem ekonomi baru di dua provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya kolaborasi konkret antara kedua wilayah yang selama ini punya hubungan ekonomi erat.

“Sinergi ini bukan hanya di atas kertas. Koneksitas antara Jatim dan Jateng itu nyambung banget, baik dari sisi pasokan bahan baku, perdagangan, maupun rantai logistik,” tegas Khofifah.

Ia mencontohkan hubungan dagang yang saling menopang: Jatim memasok susu dan tembakau rajang ke Jateng, sementara Jateng menyuplai gula merah dan gula kristal ke Jatim.

“Kalau ini disinergikan dengan strategi industri dan perdagangan yang sejalan, dampaknya bisa luar biasa bagi ekonomi regional,” tambahnya.

Melalui MoU ini, kedua provinsi sepakat mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi baru, seperti industri pangan, logistik, energi, dan pertanian terintegrasi. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat rantai pasok antarwilayah serta mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah selatan Jawa.

Selain kedua gubernur, penandatanganan MoU turut dihadiri pejabat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BUMD, KADIN, dan HIPMI dari kedua provinsi.

Khofifah berharap kerja sama ini jadi tonggak baru hubungan strategis antarprovinsi.

“Tujuannya satu: memastikan pertumbuhan ekonomi Jatim dan Jateng bisa saling menguatkan, agar kemajuan tidak hanya di satu wilayah, tapi dirasakan bersama,” pungkasnya. In.Jo3.nwsia


 

112

Baca Lainnya