JOMBANG | klikku.id – Warsubi Bupati Jombang menyambut langsung kepulangan jemaah haji Kabupaten Jombang Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 60 dan 61 di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (17/6).
Prosesi penyambutan yang berlangsung dalam dua sesi tersebut berjalan lancar, aman, khidmat, dan penuh rasa syukur. Kebahagiaan para keluarga yang menanti kedatangan sanak saudara dari Tanah Suci turut mewarnai suasana Pendopo Kabupaten Jombang.
Penyambutan pertama dilakukan pada pukul 10.05 WIB untuk jemaah Kloter 60. Dalam sambutannya, Bupati Warsubi mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena Allah SWT telah memberikan kemudahan dan perlindungan, sehingga seluruh jemaah Kloter 60 dapat menyelesaikan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Warsubi.
Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh. Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari keberhasilan menunaikan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku yang membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kemabruran haji hendaknya menjadi semangat yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari, tercermin melalui akhlak yang baik, kepedulian sosial, serta ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.
Suasana berbeda terasa saat penyambutan jemaah Kloter 61 yang berlangsung pada pukul 11.45 WIB. Di tengah kebahagiaan menyambut kepulangan para tamu Allah, Bupati Warsubi menyampaikan kabar duka atas wafatnya dua jemaah haji asal Jombang saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Berdasarkan data Kementerian Haji Kabupaten Jombang, dua jemaah yang wafat tersebut adalah almarhumah Hj. Rubiansih binti Sumorejo, warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, serta almarhum H. Sukipan, warga Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, yang sama-sama tergabung dalam Kloter 61.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Warsubi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengajak seluruh jemaah dan masyarakat untuk mendoakan kedua almarhum agar memperoleh ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kita semua berdoa agar beliau memperoleh kemuliaan sebagai tamu Allah yang menutup usianya dalam perjalanan ibadah haji,” ungkapnya.
Kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke tanah air, Bupati Warsubi berpesan agar nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji tetap dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, setelah kembali dari haji ini, semangat ibadahnya tetap terjaga dan bisa menjadi contoh serta teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi serta melayani jemaah dengan penuh dedikasi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Acara penyambutan turut dihadiri Wakil Bupati Jombang beserta istri, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, jajaran Forkopimda, tokoh agama, alim ulama, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Kepulangan jemaah haji Kloter 60 dan 61 ini menjadi momentum penuh syukur bagi masyarakat Jombang, sekaligus pengingat akan makna pengabdian, ketulusan, dan keikhlasan dalam menjalankan rukun Islam kelima.
#Titin
