SURABAYA | klikku.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) siap digunakan untuk mendanai pembangunan ulang Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Sidoarjo, yang roboh pada September lalu dan menelan puluhan korban jiwa.
Hal itu disampaikan Purbaya usai menghadiri kegiatan di Universitas Airlangga (Unair) Kampus C Surabaya, Senin (10/11/2025).
Ia menegaskan bahwa secara prinsip, pemerintah pusat memiliki alokasi dana yang dapat segera digerakkan bila Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengajukan permohonan resmi.
“Saya sudah berdiskusi dengan Menteri PU Dody Hanggodo. Pada dasarnya uangnya ada,” kata Purbaya kepada awak media.
Menurutnya, proses pendanaan bisa berjalan cepat asalkan Menteri PU segera mengajukan proposal resmi pembangunan. “Kalau Menteri mengajukan, bisa dijalankan dengan cepat,” ujarnya menegaskan.
Meski demikian, Purbaya mengaku belum mengetahui detail mekanisme teknis penggunaan APBN untuk proyek tersebut.
“Belum ada diskusi lanjutan, tapi saya sudah sampaikan bahwa dananya tersedia,” tambahnya.
Seperti diketahui, bangunan Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo ambruk pada September 2025 dan menewaskan puluhan santri.
Tragedi itu memicu perhatian luas dari publik dan pemerintah pusat, termasuk dorongan agar dilakukan investigasi menyeluruh dan percepatan pembangunan kembali.
Pernyataan Purbaya menjadi sinyal positif bagi kelanjutan program rehabilitasi ponpes yang menjadi salah satu pusat pendidikan agama terbesar di Sidoarjo.
Pemerintah juga menegaskan bahwa penggunaan dana APBN untuk tujuan kemanusiaan dan pemulihan sosial tetap menjadi prioritas.
“Yang jelas, kami siap mendukung langkah pemulihan, termasuk pembangunan ulang fasilitas pendidikan keagamaan seperti Ponpes Al-Khoziny,” tutup Purbaya. R3d
