Ekonomi Bisnis

Rabu, 12 November 2025 - 13:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

9th Batik Fashion Fair 2025 Usung Tema “Fashion Beyond Trends” digelar di Surabaya

SURABAYA | klikku.id – Pameran batik dan fashion terbesar di Jawa Timur, 9th Batik Fashion Fair (BFF) 2025, resmi digelar pada 12–16 November 2025 di Exhibition Hall Grand City Surabaya.

Mengusung tema “Fashion Beyond Trends”, ajang tahunan ini kembali diselenggarakan oleh PT Dayapromo Mitra Tama (member of Dyandra Group) dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dekranasda Jatim, KADIN Jatim, dan ASPERAPI Jatim.

Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin menyampaikan apresiasi, atas semangat para pelaku UMKM dan pengrajin yang turut meramaikan pameran.

“Alhamdulillah, banyak yang antusias ikut tahun ini. Harapan kami, Batik Fashion Fair tetap menjadi acara yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun. Tidak hanya oleh pengrajin, tapi juga oleh masyarakat dan kolektor,” ujarnya, Rabu (12/11).

“Event ini penuh manfaat, karena tidak sekadar pameran. Tapi juga ajang edukasi dan kolaborasi lintas daerah,” tambahnya.

Tahun ini, Batik Fashion Fair 2025 menampilkan lebih dari 150 stan yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar provinsi.

Produk yang dihadirkan meliputi batik, tenun, bordir, kebaya, hijab, busana muslim, perhiasan, tas, hingga fashion ready to wear.

Sejumlah brand ternama seperti HOP, Umbul Tirta, Oblek, Batik Mamauty, Miss Miniek, Zainal Songket Palembang, dan Rasyidin turut memeriahkan pameran ini.

Selain menjadi ajang promosi dan transaksi dengan target nilai ekonomi mencapai Rp3–4 miliar. Pameran ini juga menjadi momentum bagi para pengrajin, untuk memperluas jejaring pasar. Serta memperkenalkan batik sebagai warisan budaya bangsa, yang terus berkembang mengikuti zaman.

Direktur Utama PT Dayapromo Mitra Tama, Dadan M. Kushendarman, menegaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar ajang jual-beli, tetapi juga ruang bagi pelaku industri untuk beradaptasi dengan perubahan tren fashion.

“Kita ingin para pengrajin dan pelaku UMKM bisa menyesuaikan diri dengan tren batik kekinian. Pameran ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat melihat batik bukan hanya busana fungsional, tetapi bagian dari gaya hidup modern,” ungkapnya.

Dalam rangkaian acaranya, pengunjung juga akan disuguhkan fashion show bertajuk “Fashion Beyond Trends”, kompetisi Line Dance, Lomba MC Cilik, Fashion Show “Anggun Berkebaya di Segala Usia”, serta lomba mewarnai dan menggambar untuk anak hingga dewasa.

Tak kalah menarik, tersedia pula workshop dan talkshow seperti Spa Kain Batik oleh APBJ, Digital UMKM: AI untuk Bisnis Fashion, hingga Basic Perfumery bersama Roman Studio.

Puncak kegiatan akan ditutup dengan Reels Competition berhadiah jutaan rupiah dan undian grand prize satu set perhiasan emas.

Melalui BFF 2025, Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat kreativitas batik dan fashion nasional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM dan industri kreatif daerah. AMan


 

229

Baca Lainnya