Ekonomi Bisnis Pendidikan

Kamis, 13 November 2025 - 18:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

UKWMS Dorong Petani Kopi Malang Naik Kelas, Luncurkan Produk Hilir “Kopi Koetjoer”

MALANG | klikku.id – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) terus memperkuat komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi desa.

Melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang diketuai Dr. Wahyudi Wibowo, S.T., M.M., UKWMS sukses mendampingi Kelompok Tani Republik Tani Mandiri (RTM) di Desa Kucur, Kabupaten Malang, dalam pengembangan produk kopi kemasan bernilai jual tinggi bertajuk Kopi Koetjoer.

Produk ini merupakan kelanjutan program pelatihan pascapanen tahun 2024, yang berhasil meningkatkan mutu biji arabika dan robusta lokal hingga mencapai grade premium (Grade 1) dan memenuhi kriteria specialty coffee.

Tahun 2025, fokus diarahkan pada hilirisasi produk: standarisasi, pengemasan, dan peningkatan kualitas kopi bubuk.

“Selama ini petani hanya menjual biji hijau (green bean) dengan harga rendah. Kami bantu mereka bertransformasi menjadi produsen produk akhir siap jual,” ujar Dr. Wahyudi, Kamis (13/11).

Pendampingan berlangsung sejak September hingga November 2025. Tim UKWMS memberikan pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), teknik roasting, penggilingan, pengemasan, serta manajemen mutu dan keamanan pangan.

Sebagai wujud dukungan konkret, UKWMS juga menyerahkan mesin sangrai (roasting machine) yang diperoleh dari Hibah PKM Kemendiktisaintek 2025, untuk meningkatkan kapasitas produksi kelompok tani.

Hasilnya, Kopi Koetjoer kini telah memenuhi standar mutu nasional SNI 8964:2021, termasuk kadar air dan kafein sesuai regulasi.

“Dengan peralatan memadai dan pemahaman standar yang kuat, kami yakin Kopi Koetjoer bisa bersaing di pasar nasional,” ujar Ir. Thomas Indarto Putut Suseno, M.P., pakar teknologi pangan UKWMS.

Selain aspek teknis, Alpi Mawasti, S.E., M.M. dari Fakultas Bisnis UKWMS juga mendampingi petani dalam pengurusan legalitas produk pangan agar dapat dipasarkan secara resmi.

Program ini tidak hanya menaikkan nilai ekonomi hasil panen, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat brand single origin Desa Kucur.

Inisiatif UKWMS menjadi contoh nyata kontribusi kampus dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui pemberdayaan potensi lokal. AMan


 

94

Baca Lainnya