Bangkalan | klikku.id – Dukungan dan kepedulian masyarakat desa kembali mengalir kepada aparat kepolisian yang bertugas di garis depan. Kepala Desa Kendaban, Pettong, dan Rongdurin hadir langsung menjenguk anggota Tim Macan Polres Bangkalan yang tengah dirawat akibat luka saat melakukan penangkapan pelaku pencurian ternak di Desa Kapor, Kecamatan Burneh.
Kehadiran para kepala desa tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah desa dan aparat penegak hukum. Mereka datang tidak hanya untuk menjenguk, tetapi juga memberikan semangat dan dukungan moril atas pengabdian anggota Polri yang rela mempertaruhkan keselamatan demi menjaga keamanan masyarakat Bangkalan.
Kepala Desa Kendaban, Gafur, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Tim Macan Polres Bangkalan atas keberhasilannya mengungkap kejahatan yang selama ini meresahkan warga.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada Macan Polres Bangkalan yang telah mengungkap kejahatan yang meresahkan masyarakat Bangkalan. Semoga anggota dari Macan Polres Bangkalan cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali,” ujar Gafur.
Peristiwa yang menyebabkan anggota Tim Macan Polres Bangkalan terluka terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Saat itu, petugas melakukan penindakan terhadap terduga pelaku pencurian sapi di wilayah Desa Kapor. Dalam proses penangkapan, pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan anggota kepolisian mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Meski menghadapi risiko tinggi, aparat kepolisian tetap menjalankan tugasnya sesuai prosedur demi melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan. Hal ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum yang hadir hingga ke pelosok desa.
Kunjungan para kepala desa tersebut mempertegas bahwa upaya pemberantasan kejahatan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata. Dukungan pemerintah desa dan masyarakat menjadi energi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Bangkalan.
Di balik seragam dan tugas berat yang diemban, anggota Polri adalah manusia yang membutuhkan empati. Kehadiran, doa, dan dukungan dari para kepala desa menjadi penguat semangat agar anggota Tim Macan Polres Bangkalan segera pulih dan kembali menjalankan pengabdian untuk masyarakat.
(Anam)
