SURABAYA | klikku.id – Semangat gotong royong kembali menghangatkan warga RW 2 Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari.
Ikatan Alumni SMP Negeri 10 Surabaya (Ikasdasa) bersama Baksos’e Suroboyo, mengawali tahun 2026 dengan menggelar Bakti Sosial Sego Rongewu, di halaman SMK Tri Tunggal, Minggu (4/1) pagi
Ratusan warga hadir sejak pagi. Kegiatan dibuka dengan senam bersama, dilanjutkan pembagian 150 boks nasi siap santap, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, santunan anak yatim dan dhuafa, serta penyerahan mushaf Al-Qur’an untuk masjid setempat.
Acara juga dimeriahkan Grebeg Kampung UMKM, doorprize, hingga lomba merias wajah dengan mata tertutup sebagai hiburan warga.
Ketua Tim Baksos Sego Rongewu Bambang Udi Ukoro menyebut, Baksos Sego Rongewu merupakan gerakan kepedulian sosial yang lahir dari kebersamaan.
“Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Semoga kegiatan di awal tahun ini membawa keberkahan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi Ikasdasa dengan Baksos’e Suroboyo, DPK PPNI RSPAL dr. Ramelan Surabaya, serta Lions Club Brotherhood Surabaya.
“Konsepnya sederhana, tapi berdampak. Dari Rp2 ribu bisa menjadi aksi sosial yang dirasakan banyak orang,” tambah Bambang.
Lurah Rangkah Jefri Arditya Pamungkas mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatan ini mengandung nilai kepedulian, kebersamaan, sekaligus edukasi kesehatan. Warga senang dan merasa diperhatikan,” katanya.
Tokoh Masyarakat Rangkah H Mohammad Gozali menilai Sego Rongewu menjadi perekat sosial warga.
“Ini bukan sekadar baksos, tapi sarana membangun guyub rukun dan kepedulian terhadap warga kurang mampu serta para pejuang yang kini sepuh,” tuturnya.
Dari sisi kesehatan, Ketua DPK PPNI RSPAL Surabaya Sifira Kristiningrum mengatakan pemeriksaan gratis meliputi cek tekanan darah, gula darah, asam urat, serta edukasi pola hidup sehat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan semakin luas jangkauannya,” ujarnya.
Presiden Lions Club Brotherhood Surabaya Jimmy menegaskan filosofi pelayanan sosial. “Rp2 ribu memang kecil, tapi jika dikelola bersama, manfaatnya sangat besar bagi warga yang membutuhkan,” katanya.
Baksos Sego Rongewu membuktikan, bahwa kepedulian kolektif mampu menggerakkan perubahan dari kampung. AMan
