Bangkalan | klikku.id— Pergantian jabatan tidak selalu menghapus jejak pengabdian. Bagi para pemuda di Kecamatan Tanah Merah, nama Heri Arifin tetap hidup dalam ingatan sebagai sosok camat yang responsif, visioner, dan penuh kebijaksanaan dalam setiap langkah kepemimpinannya.
Hal itu disampaikan Syaiful Anam, S.Pd pemuda Tanah Merah, saat mengenang masa pengabdian Heri Arifin yang dinilainya bukan sekadar menjalankan fungsi birokrasi, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.
“Bagi kami para pemuda, Pak Heri bukan hanya camat yang duduk di balik meja. Beliau selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Respons beliau cepat, jelas, dan solutif,” ungkap Anam.
Menurut Anam, selama memimpin Tanah Merah, Heri Arifin dikenal sebagai figur yang tenang namun tegas. Setiap kebijakan yang diambil selalu melalui pertimbangan matang dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang masyarakat, bukan sekadar menyelesaikan persoalan sesaat.
“Setiap langkah yang beliau ambil tidak pernah tergesa-gesa. Ada visi yang jelas dan keberanian mengambil keputusan demi kebaikan bersama,” lanjutnya.
Yang paling membekas bagi kalangan pemuda, kata Anam, adalah keterbukaan Heri Arifin dalam memberi ruang partisipasi. Pemuda tidak hanya dijadikan pelengkap, tetapi diajak berdiskusi, didengar, dan dilibatkan dalam proses pembangunan sosial di tingkat kecamatan.
“Beliau memberi kepercayaan kepada pemuda. Kami merasa dihargai dan dilibatkan, sehingga tumbuh rasa tanggung jawab untuk ikut menjaga dan membangun Tanah Merah,” tuturnya.
Kepemimpinan Heri Arifin juga dinilai memiliki sentuhan humanis. Tegas dalam aturan, namun tetap mengedepankan dialog dan pendekatan kemanusiaan. Sikap inilah yang membuat kebijakan pemerintah kecamatan mudah diterima oleh masyarakat.
“Pak Heri mengajarkan kami bahwa kepemimpinan bukan soal kekuasaan, tetapi soal keteladanan dan keberanian mengambil sikap dengan hati nurani,” kata Anam.
Diakhir pernyataannya, Anam menyampaikan do’a dan harapan agar Heri Arifin senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam melanjutkan aktivitas barunya.
“Jejak pengabdian beliau di Tanah Merah akan selalu kami kenang. Nilai-nilai yang beliau tinggalkan menjadi inspirasi bagi kami para pemuda,” pungkasnya.
(red)
