SURABAYA | klikku.id – Momentum Ramadan dimanfaatkan Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk memperkuat komunikasi dengan para pelanggan, khususnya perusahaan pelayaran.
Dalam pertemuan bulanan yang dikemas spesial, TPS memaparkan sejumlah pembaruan strategis terkait operasional dan peremajaan alat bongkar muat.
Forum yang digelar Rabu (25/2) di Ruang Toba, Gedung Customer Service TPS itu menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi.
Manajemen menyampaikan progres elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG), kedatangan alat utama seperti RTG dan Container Crane (CC), hingga rencana relokasi peralatan pasca kedatangan empat unit CC baru.
Tak hanya itu, TPS juga memaparkan skema deployment alat baru di area operasional guna memastikan produktivitas tetap terjaga selama proses modernisasi berlangsung.
Seluruh pembaruan tersebut akan diinformasikan secara berkala agar pelanggan dapat menyesuaikan perencanaan operasionalnya.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan bahwa pertemuan rutin menjadi ruang strategis untuk memastikan kebutuhan pengguna jasa selaras dengan proses operasional di lapangan.
“Di bulan Ramadan ini, kami ingin memastikan seluruh update penting tersampaikan secara terbuka dan dipahami menyeluruh,” ujarnya.
TPS juga kembali mengingatkan prosedur penanganan klaim serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Setiap proses layanan, mulai dari petikemas diterima, diproses, dimuat ke kapal hingga keluar terminal, dipastikan berjalan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Jika muncul klaim, mekanisme penyelesaian disiapkan secara transparan dan terukur.
Sejalan dengan komitmen Pelindo Bersih, TPS memperkuat pembatasan interaksi tatap muka melalui inovasi layanan digital. Langkah ini dinilai efektif mempercepat proses, meningkatkan transparansi, serta memudahkan penelusuran dokumen.
TPS juga menyediakan berbagai kanal pelaporan resmi bagi pelanggan yang menemukan indikasi pelanggaran, dengan jaminan perlindungan identitas pelapor.
Manajemen meyakini, komunikasi intensif dan kolaborasi yang terjaga akan mempercepat keberhasilan program peremajaan alat sekaligus mendorong layanan yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing di Pelabuhan Tanjung Perak. AMan
