SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tancap gas mendukung kebijakan energi nasional.
Kampus ini resmi meluncurkan layanan transportasi internal bertajuk Hi UNUSA Shuttle (HUS) sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan antar kampus.
Program tersebut menjadi respons atas kebijakan pemerintah terkait transformasi budaya kerja dan efisiensi energi yang diumumkan akhir Maret 2026.
Tak sekadar mempermudah akses, HUS juga dirancang untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi di lingkungan kampus.
Rektor Unusa Prof Tri Yogi Yuwono menegaskan, peluncuran shuttle ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya soal transportasi, tapi bagian dari upaya kami berkontribusi pada SDGs, terutama efisiensi energi dan pengurangan emisi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin energi bersih, kota berkelanjutan, serta penanganan perubahan iklim.
Selain itu, inisiatif ini juga memperkuat posisi Unusa dalam penilaian global THE Impact Rankings.
Sebagai kampus dengan beberapa lokasi di Surabaya, Unusa menghadapi tantangan mobilitas harian yang cukup tinggi. Kehadiran HUS menjadi solusi integrasi transportasi yang lebih efisien dan terjangkau bagi sivitas akademika.
Pada tahap awal, layanan ini masih diuji coba dengan satu unit armada yang melayani rute Kampus A, B, dan C. Jadwal operasional telah ditentukan dan akan dievaluasi secara berkala.
Evaluasi tersebut mencakup tingkat penggunaan layanan, potensi pengurangan kendaraan pribadi, hingga efisiensi energi dan biaya operasional. Hasilnya akan menjadi dasar pengembangan layanan, termasuk penambahan armada dan perluasan rute.
Unusa juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk beralih ke transportasi bersama sebagai bagian dari gaya hidup hemat energi.
Melalui HUS, Unusa menegaskan langkahnya menuju konsep green campus dan smart mobility. Upaya ini sekaligus menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menjawab tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. AMan
