JAKARTA | klikku.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat capaian penting dalam pengelolaan lingkungan. Melalui kolaborasi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelindo berhasil meraih penghargaan PROPER Hijau periode 2024–2025 dari pemerintah.
Penghargaan tersebut diserahkan di Taman Mini Indonesia Indah dan menempatkan Pelindo sebagai salah satu dari 243 perusahaan terbaik dari total 2.428 peserta yang lolos kategori hijau.
Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan capaian ini merupakan hasil sinergi berbagai entitas di Pelabuhan Tanjung Emas, mulai dari terminal petikemas hingga unit operasional lainnya.
“Ini bukti transformasi menuju pelabuhan berkelanjutan berjalan nyata. Namun, ini bukan akhir. Kami menargetkan PROPER Emas,” ujarnya.
Sejumlah inovasi lingkungan menjadi kunci keberhasilan. Di antaranya pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di area operasional terminal, yang mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan biaya operasional.
Selain itu, Pelindo juga mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui Bank Sampah Buncis di Semarang Utara. Program ini tak hanya mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat hingga sekitar 30 persen.
GM Representative Pelindo Tanjung Emas, S. Joko, menyebut program tersebut membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan warga sekitar pelabuhan.
Di sektor operasional, upaya efisiensi dilakukan melalui penggunaan bahan bakar ramah lingkungan, penggantian lampu hemat energi, serta optimalisasi mesin untuk menekan emisi karbon.
Pelindo juga menjalankan program konservasi dengan menanam lebih dari 20 ribu mangrove di pesisir Demak, guna mengurangi abrasi sekaligus memperkuat ekosistem laut.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pelindo menegaskan komitmennya tidak hanya pada kinerja bisnis, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi demi mencapai target PROPER Emas serta mendukung logistik nasional yang ramah lingkungan. AMan
