Ekonomi Bisnis Kerjasama

Jumat, 17 April 2026 - 16:34 WIB

2 minggu yang lalu

logo

TTL Luncurkan EAZI, Waktu Tunggu Kapal di Tanjung Perak Dipangkas Drastis

SURABAYA | klikku.id –  Transformasi layanan kepelabuhanan terus dipacu. PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama KSOP Utama Tanjung Perak resmi memperkenalkan program Express Anchorage Zone Service (EAZI) sebagai solusi percepatan layanan kapal di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Program ini disosialisasikan pada 17 April 2026, sekaligus dibarengi pembaruan Sistem Operasional dan Prosedur (SISPRO) layanan pemanduan dan penundaan kapal.

Langkah ini diambil untuk merespons meningkatnya kepadatan lalu lintas kapal di perairan wajib pandu Tanjung Perak.

Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci keberhasilan inovasi tersebut.

“Sinergi antar pemangku kepentingan memastikan program EAZI berjalan optimal dan memberikan efisiensi nyata, terutama dalam memangkas waktu ship to ship dan port stay,” ujarnya.

EAZI difokuskan pada optimalisasi Zona Labuh 2 dengan sejumlah ketentuan teknis, di antaranya panjang kapal maksimal 150 meter, waktu tunggu maksimal enam jam, serta proses ship to ship ditargetkan selesai dalam waktu satu jam.

Tak hanya itu, layanan ini juga mengedepankan transparansi melalui integrasi sistem digital antara Inaportnet milik Kementerian Perhubungan dan platform Phinnisi milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, optimistis inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi layanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. “Dengan EAZI, operasional kapal menjadi lebih efektif dan akuntabel,” tegasnya.

Dampaknya bagi pengguna jasa cukup signifikan. Waktu transisi kapal yang sebelumnya mencapai 4–6 jam kini ditargetkan turun menjadi maksimal dua jam tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Perwakilan pengguna jasa, Harmin dari PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), menyambut positif inovasi ini. Menurutnya, EAZI menjadi solusi konkret untuk mempercepat arus logistik.

TTL berharap implementasi EAZI dapat menjadi katalis peningkatan throughput petikemas sekaligus memperkuat rantai pasok.

Dengan layanan yang lebih cepat dan efisien, sektor logistik di Jawa Timur diyakini semakin kompetitif dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah. AMan


 

16

Baca Lainnya