BANGKALAN | klikku.id – Kepala Puskesmas Tongguh, Bdn. Baskorowati Sulistyaning, A.S.ST, menyampaikan bahwa realisasi penyerapan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Tongguh hingga Kamis (16/07) telah mencapai 20 persen.
Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan realisasi sebelumnya yang tercatat sebesar 11,8 persen, seiring bertambahnya pelaksanaan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tongguh.
Keterangan tersebut disampaikan kepada media klikku.id saat menjawab konfirmasi mengenai realisasi serapan Dana BOK, program yang paling banyak menyerap anggaran, serta dampaknya terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Bdn. Baskorowati Sulistyaning, A.S.ST, penggunaan Dana BOK diprioritaskan untuk mendukung berbagai program pelayanan kesehatan promotif dan preventif yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan kelompok rentan.
Adapun kegiatan yang menjadi penyerap anggaran terbesar meliputi program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) melalui pelaksanaan kelas ibu hamil dan kelas balita, program gizi berupa kunjungan kepada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), ibu hamil risiko tinggi (resti), serta balita dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Selain itu, anggaran juga banyak digunakan untuk mendukung pelaksanaan imunisasi rutin.
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan Dana BOK tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tongguh. Masyarakat kini dinilai semakin aktif mengikuti kegiatan kelas ibu hamil maupun kelas balita yang diselenggarakan puskesmas.
Selain itu, kader kesehatan di desa juga semakin berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. Tidak hanya itu, para penanggung jawab (PJ) program di lingkungan puskesmas turut meningkatkan intensitas pelaksanaan kegiatan guna memenuhi target program kesehatan yang telah ditetapkan.
“Melalui dukungan Dana BOK, kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dan kader agar program-program kesehatan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Bdn. Baskorowati Sulistyaning, A.S.ST.
Pihaknya berharap optimalisasi pemanfaatan Dana BOK pada sisa tahun anggaran 2026 dapat terus meningkat sehingga seluruh target program kesehatan dapat tercapai, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tongguh.
Berita ini disajikan oleh media klikku.id sebagai bagian dari komitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif mengenai pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangkalan.
#Anam KLIKKU.ID
