Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:57 WIB

5 jam yang lalu

logo

Dok Gambar Foto KLIKKU.ID Anam Biro.

Dok Gambar Foto KLIKKU.ID Anam Biro.

Dua Politisi Terbuka Soal Poligami, Anis Matta Memiliki Dua Istri, Abdullah Amas Empat Istri

JAKARTA | klikku.id – Praktik poligami kembali menjadi perbincangan publik setelah dua tokoh politik Indonesia secara terbuka menyampaikan pilihan hidup mereka. Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, diketahui memiliki dua istri, sementara politikus Abdullah Amas mengaku menjalani rumah tangga dengan empat istri.

Anis Matta bukan sosok baru dalam diskursus poligami. Mantan Sekretaris Jenderal PKS itu beberapa kali terlihat hadir di ruang publik bersama kedua istrinya. Istri keduanya merupakan perempuan asal Hungaria yang kerap mendampingi berbagai kegiatan bersama istri pertamanya. Dalam sejumlah kesempatan, Anis juga secara terbuka memperkenalkan kedua istrinya kepada masyarakat.

Dalam pandangannya yang pernah disampaikan kepada media pada 2006, Anis Matta menilai poligami merupakan salah satu pilihan sosial yang dibolehkan dalam Islam dan pelaksanaannya bergantung pada kondisi masing-masing individu. Menurutnya, pernikahan adalah kontrak sosial antara orang dewasa yang memiliki hak menentukan pilihan hidupnya sendiri.

Anis juga berpendapat tidak terdapat data empiris yang secara mutlak menunjukkan bahwa keluarga monogami lebih bahagia dibanding keluarga poligami. Ia menilai selama dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memenuhi ketentuan agama, poligami merupakan pilihan yang patut dihormati sebagaimana pilihan hidup lainnya dalam masyarakat yang demokratis.

Sementara itu, politikus Abdullah Amas juga secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya memiliki empat istri. Mantan calon anggota legislatif pada Pemilu 2024 tersebut menyatakan keputusan itu didasari keyakinan spiritual yang diyakininya.

Amas mengaku menjalankan sebuah hadis Nabi yang menurut pemahamannya menjadi salah satu kunci agar rahmat Allah senantiasa hadir dalam kehidupan rumah tangga. Ia bahkan menyebut dalam kurun waktu satu tahun dirinya merasakan berbagai keberkahan, termasuk bertambahnya jumlah istri hingga empat orang.

“Banyak berkah dalam hidup saya, termasuk jumlah istri yang sampai empat,” ujar Amas.

Menurut Amas, poligami bukan semata persoalan keinginan pribadi, melainkan bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan dengan adil. Ia mengaku tidak mempermasalahkan berbagai stigma yang berkembang di masyarakat terhadap pelaku poligami.

Dalam pandangannya, seorang pemimpin yang baik juga harus mampu menunjukkan keadilan dalam kehidupan keluarga. Karena itu, ia meyakini keberhasilan mengelola rumah tangga menjadi bagian dari integritas seorang pemimpin.

Amas yang juga dikenal sebagai pendukung narasi Muhammad Qasim turut menyampaikan pandangannya bahwa laki-laki yang menjalankan poligami harus memiliki kapasitas mental, emosional, dan tanggung jawab yang besar. Ia mengaitkan pandangan tersebut dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW yang menurut riwayat memiliki beberapa istri sebagai bagian dari misi sosial dan dakwah pada masa itu.

Meski demikian, praktik poligami di Indonesia tetap menjadi isu yang memunculkan beragam pandangan. Sebagian kalangan memandangnya sebagai hak yang dijamin dalam syariat Islam dengan syarat mampu berlaku adil, sementara pihak lain menilai praktik tersebut perlu dikaji dari aspek keadilan gender, psikologis, serta dinamika sosial dalam kehidupan keluarga.

Sesuai ketentuan hukum di Indonesia, praktik poligami bagi umat Islam diatur melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, serta Kompilasi Hukum Islam, yang mensyaratkan izin pengadilan dan pemenuhan sejumlah ketentuan, termasuk kemampuan berlaku adil kepada seluruh istri.

#Anam KLIKKU.ID

51

Baca Lainnya