BANGKALAN | KLIKKU.ID — Program revitalisasi satuan pendidikan mulai memasuki tahap pelaksanaan di sejumlah sekolah penerima manfaat di Kabupaten Bangkalan. Salah satunya di SDN Patemon, Kecamatan Tanah Merah, yang mulai melaksanakan pekerjaan revitalisasi pada Minggu, 6 September 2026.
Kepala SDN Patemon Tanah Merah, Utce, membenarkan bahwa pekerjaan revitalisasi di sekolahnya telah dimulai. “Alhamdulillah,” ujar Utce saat dikonfirmasi terkait dimulainya pengerjaan revitalisasi, Senin (7/9/2026).
Ia menyebutkan, pelaksanaan pekerjaan revitalisasi tersebut dimulai pada Minggu, 6 September 2026. Dirinya juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga pekerjaan dinyatakan selesai. “Mohon sambung doanya diberikan kelancaran sampai finishing,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai tahapan teknis pelaksanaan revitalisasi, mulai dari persiapan hingga tahap finishing, Utce menjelaskan bahwa prosesnya diawali dengan pembentukan panitia. “Persiapannya pembentukan panitia, lanjut pengajuan revit didampingi oleh perencana. Disetujui, lanjut pelaksanaan revitnya,” jelasnya.
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa sebelum pekerjaan fisik dimulai, terdapat tahapan persiapan dan pengajuan program yang kemudian mendapatkan pendampingan perencana serta melalui proses persetujuan.
Secara umum, program revitalisasi satuan pendidikan memang tidak semata-mata berbicara mengenai pekerjaan fisik bangunan. Tahapannya mencakup proses pendataan dan identifikasi kondisi satuan pendidikan, pengusulan, verifikasi dan validasi, penetapan penerima, persiapan pelaksanaan, penyusunan rencana teknis dan anggaran, hingga pelaksanaan serta pertanggungjawaban.
Dalam pelaksanaan dengan mekanisme swakelola, sekolah memiliki peran penting dalam pengelolaan kegiatan. Karena itu, sejumlah aspek seperti pembentukan tim pelaksana, perencanaan pekerjaan, pengadaan material, penggunaan anggaran, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, dokumentasi progres hingga laporan pertanggungjawaban menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Dimulainya pekerjaan revitalisasi SDN Patemon menjadi momentum penting untuk memastikan program berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
Selain progres fisik, aspek yang perlu menjadi perhatian adalah kesesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan dokumen perencanaan, volume pekerjaan, spesifikasi material, serta penggunaan anggaran.
Pengawasan juga diperlukan agar pelaksanaan program yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dapat memberikan hasil maksimal bagi peningkatan kualitas lingkungan belajar siswa.
Dengan dimulainya pekerjaan pada 6 September 2026, masyarakat tentu berharap revitalisasi SDN Patemon dapat berjalan sesuai tahapan, transparan dalam pengelolaannya, serta menghasilkan bangunan dan fasilitas pendidikan yang aman, layak dan mampu menunjang kegiatan belajar mengajar.
Hingga berita ini ditulis, keterangan dari pihak sekolah mengenai nilai anggaran, rincian pekerjaan, volume bangunan yang direvitalisasi, serta target waktu penyelesaian masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
#KLIKKU.ID ANAM
