Kesehatan Pendidikan

Selasa, 8 Februari 2022 - 19:51 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Dr. H. Bambang Budi Mustika, M.Pd Kadisdik Bangkalan saat mendampingi AKBP Alith Alarino S.I.K memberikan keterangan pers pelaksaan vaksinasi booster di Kantor Dinas Pendidikan.
Foto : klikku.net Anam.

Dr. H. Bambang Budi Mustika, M.Pd Kadisdik Bangkalan saat mendampingi AKBP Alith Alarino S.I.K memberikan keterangan pers pelaksaan vaksinasi booster di Kantor Dinas Pendidikan. Foto : klikku.net Anam.

Peserta Vaksinasi Booster Covid-19 Disdik Bangkalan Membeludak

Bangkalan | klikku.net – Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino S.I.K sampaikan terima kasih pada Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya yang terus memberikan nilai edukasi pada masyarakat mengenai pentingnya kesadaran untuk menjaga kesehatan melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Kadisdik Kabupaten Bangkalan beserta jajarannya sebab sudah memberikan hal yang positif bagi masyarakat. Dari kegiatan ini terkait kesadaran vaksinasi dan memberikan edukasi menjadi suatu kebutuhan dan kesehatan kebutuhan kita untuk beraktivitas,” ujar Alith Alarino saat monitoring pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19 di salahsatu ruangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan . Selasa (08/02) siang.

Mantan Pamen Bareskrim pada kesempatan tersebut juga menghimbau agar kegiatan positif yang dilakukan Dinas Pendidikan Bangkalan bisa diikuti para Kepala OPD dan tokoh lainnya.

“Saya menghimbau kegiatan ini mungkin bisa diikuti oleh para kepala OPD yang lain, Camat, Kades, dan masyarakat seluruh Bangkalan untuk bisa melaksanakan vaksinasi baik vaksin pertama, kedua maupun vaksin Booster,” imbuh Alith pada awak media.

Pihaknyapun mengungkapkan saat ini penularan Covid-19 sedang meningkat baik secara nasional maupun regional wilayah Jawa Timur, sehingga dia menghimbau agar bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera untuk memutus matarantai penularannya.

“Perkembangan Covid-19 di Indonesia saat ini penularan mengalami peningkatan. Jadi percepatan vaksin harus dilakukan demi menjaga masyarakat Bangkalan, jangan sampai pengalaman kita Bulan Juni dan Juli terulang kembali di Bangkalan,” kata Alith menegaskan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Dr. H. Bambang Budi Mustika, M. Pd menuturkan bila dirinya sudah memerintahkan pejabat-pejabat fungsional untuk melakukan vaksinasi sesuai arahan pemerintah pusat.

“Untuk pejabat-pejabat fungsional seperti koorwil, Kepala Sekolah, pejabat dan Staf Dinas Pendidikan untuk vaksin, karena vaksin Booster ini langka jadi banyak yang mendesak, tidak seperti vaksin pertama dan kedua mungkin takut tidak kebagian,” tutur Bambang pada media.

Bambang panggilan Kadisdik Bangkalan itu juga mengungkapkan masyarakat Bangkalan saat ini sudah banyak yang sadar akan pentingnya kesehatan dengan melakukan vaksin sehingga tanpa adanya paksaan. Terbukti diantaranya saat ini kata Bambang para peserta membeludak melebihi target awal hanya 150 an peserta.

“Perkiraan yang mengikuti vaksin hari ini mencapai 400 lebih guru dan tenaga pendidikan yang mau melakukan vaksin, karena vaksin jenis Booster Hari Kamis terakhir dan saya senang ini murni kesadaran sendiri tanpa ada paksaan,” ungkapnya.

Demi keselamatan bersama Kadis Pendidikan Bambang juga memberikan himbauan pada guru dan tenaga pendidikan untuk tidak jalan-jalan diluar Kabupaten Bangkalan selama belum dilakukan vaksin Booster.

“Kami sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE), menghimbau kepada guru dan tenaga pendidik untuk tidak jalan-jalan diluar Wilayah Kabupaten Bangkalan, kecuali ada kepentingan keluarga dan tugas dinas. Sesuai arahan pak Luhut, jadi siapa saja yang sudah vaksin Booster free silakan mau jalan-jalan ke mana saja,” kata Bambang mengungkapkan.

Bambang juga berharap pada guru dan tenaga pendidik untuk melakukan edukasi kepada wali siswa, karena pihaknya sekarang lagi gencar menggalakkan vaksin untuk anak.

“Alhamdulillah walaupun diluar harapan kami, karena rata-rata disetiap sekolahan sudah 50 persen lebih sudah di vaksin,” katanya memberikan penjelasan.


Reporter : Anam

Editor : Redaksi

383

Baca Lainnya