Ekonomi Bisnis

Selasa, 1 November 2022 - 17:36 WIB

4 tahun yang lalu

logo

BPS: Oktober 2022 Jatim Alami Inflasi 6,65 Persen (YOY)

Surabaya | klikku.net – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Oktober 2022 Jawa Timur mengalami inflasi year on year (yoy) sebesar 6,65 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,21. Sementara inflasi tahunan nasional atau year on year sebesar 5,71 persen,

Inflasi yoy tertinggi terjadi di Jember sebesar 7,23 persen dengan IHK sebesar 114,08 dan terendah terjadi di Probolinggo sebesar 5,43 persen dengan IHK sebesar 111,03.

Dalam Berita Resmi Statistik Jawa Timur edisi 1 Nopember 2022, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Yaitu seperti kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,31 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 3,31 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,38 persen.

Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 5,33 persen; kelompok kesehatan sebesar 3,64 persen; kelompok transportasi sebesar 17,14 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,15 persen.

Selanjutnya kelompok pendidikan sebesar 4,96 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 9,60 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,30 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,14 persen.

Sedangkan tingkat inflasi month to month (mtm) Oktober 2022 sebesar 0,04 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) Oktober 2022 sebesar 5,55 persen.

Tingkat inflasi yoy komponen energi Oktober 2022 sebesar 18,13 persen, inflasi mtm sebesar 0,42 persen, dan inflasi ytd sebesar 18,13 persen.

“Tingkat inflasi yoy komponen bahan makanan Oktober 2022 sebesar 7,13 persen, inflasi mtm sebesar -0,76 persen, dan inflasi ytd sebesar 3,34 persen,” tutup Dadang. Soen/Roji


 

246

Baca Lainnya