Surabaya | klikku.net – Sebagai salah satu upaya menurunkan angka anak stunting di wilayahnya, Kecamatan Bulak meluncurkan program Arisan Kelompok Peduli Anak Stunting (ISOK PAS).
Menurut Camat Bulak Bambang Udi Ukoro, program ini untuk mengintervensi pencegahan dan mengatasi balita stunting.
“ISOK PAS ini melibatkan semua stakeholder di wilayah Kecamatan Bulak. Tujuannya agar menyiapkan pemenuhan gizi bagi 24 Balita Stunting di wilayah ini selama 60 hari ke depan, atau 20 hari kerja selama tiga bulan,” ujarnya, Kamis (1/12)
Agar program ini berjalan maksimal. Maka melibatkan semua stakeholder yang ada di wilayah Kecamatan Bulak. Seperti pejabat kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, kepala Puskesmas Kenjeran, para Kader Surabaya Hebat, para K3PPT (Kelompok Kerja Kepala Pos PAUD Terpadu), tenaga pendidikan, juga pihak swasta. Masing-masing diundi secara bergiliran, untuk memberikan asupan nutrisi kepada 24 Balita Stunting.
“Hari pertama program ISOK PAS dilaksanakan di Kelurahan Bulak, tepatnya di gedung Serbaguna Bulak. Di sini, Anak-anak tidak hanya diberi asupan nutrisi. Tetapi juga diajak bermain. Sementara ibu-ibunya mendapatkan edukasi dari pihak puskesmas, Kader Surabaya Hebat dan PKK, terkait pengolahan makanan bergizi dan pola asuh anak,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kenjeran dr. Rosna Suswanti menyatakan, kegiatan ini bertujuan mengurangi atau mencegah balita stunting di Kecamatan Bulak.
“Dalam kegiatan ini, kami memberikan tambahan makanan yang padat gizi, susu dan vitamin. Kegiatan ini dikemas dengan bermain dan makan bersama, hingga mereka merasa senang,” ujarnya.
“Sementara untuk ibu-ibunya, kami beri edukasi terkait pengolahan makanan yang baik, dan bagainana memenuhi gizi yang seimbang. Serta kita pantau simulasi tumbuh kembang anak dengan baik,” pungkasnya. @Nto tze
