SAMPANG | klikku.net – Sudah melampaui kontrak proyek jalan nasional milik PT Amin Jaya Karya Abadi senilai 30 miliar rupiah masih belum rampung. Pasalnya, pemadatan bahu jalan masih terlihat amburadul. Seperti halnya, di Desa Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang dan juga di Utara Jembatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Kamis (29/12/2022).
Berdasarkan pantauan klikku.net, PT Amin Jaya Karya Abadi, dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dari BBPJN Jatim Bali. Ditetapkan mulai tanggal 22 April 2022, waktu pelaksanaan 240 hari kalender dengan tanggal penyelesaian 17 Desember 2022.
Hariri aktivis Pantura mengatakan, seharusnya PT Amin Jaya segera menyelesaikan pekerjaannya. Jangan ditinggalkan begitu saja, apalagi menganggap enteng pekerjaan pemadatan di bahu jalan. Itu kan satu paket sama pengaspalan yang anggarannya 30 miliar itu.
“Itu harus segera di tandem roller, supaya tidak berserakan ke muka jalan. Karena, sangat membahayakan pengendara jalan,” kata pria yang akrab disapa Bang Riri.
Menurutnya, bahu jalan di Arosbaya Bangkalan dan di Rabiyan Sampang masih berserakan.
“Saya pernah melihat ada kecelakaan sepeda motor. Dikarenakan licin gegara agregat yang berserakan,” tuturnya.
Bang Riri meminta rekanan PT yang bersangkutan untuk segera menuntaskan pekerjaannya, karena sudah melebihi kontrak yang telah ditentukan, yakni 240 hari kalender, terakhir 17 Desember 2022.
“Kontrak tersebut harus segera diselesaikan. Jangan lompat ke pekerjaan lain yang bukan tanggung jawabnya, seperti mengerjakan Padat Karya Tunai, di Dasuk, Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Sementara itu Ripkianto, Manager PT Amin Jaya mengatakan, untuk pengerjaan bahu jalan selesai hari ini.
“Bahu jalan selesai hari ini mas,. Itu pemeliharaan sampai 31 desember 2022 mas,” katanya kepada klikku.net saat dikonfirmasi melalui Telepon WhatsApp, Kamis (29/12/2022).
Pria yang akrab dipanggil Ripki itu menambahkan, bahwa rehab dan pengaspalan kontrak pengerjaannya benar sampai tanggal 17 Desember 2022. Sedangkan untuk merapikan dan pemasangan bahu kelas S, sampai dengan tanggal 31 Desember 2022.
“Kendala pengerjaan itu karena cuaca mas, sekarang kan hujan terus mas,” ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan Candra Hervin, PPK 3.1 enggan merespon telepon dari media ini.
Pantauan klikku.net, pekerjaan Padat Karya Tunai (PKT) pengaspalan berada di dua titik lokasi, ialah di Sokobanah Sampang dikerjakan oleh MERAK dan di Dasuk, Kabupaten Sumenep dikerjakan oleh PT Amin Jaya Karya Abadi.
Reporter : Anaf
