Pemerintahan

Jumat, 6 Januari 2023 - 20:27 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Pemprov Jatim Tetap Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat di Tahun 2023

Surabaya | klikku.net – Pemerintah Provinsi Jawa Timur gelar rapat koordinasi di Gedung Negara Grahadi membahas upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, Jumat (6/12).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan, jika meningkatkan kesejahteraan masyarakat masih jadi fokus utama Pemprov. Khususnya di bidang pendidikan, penanganan kemiskinan ekstrem, pengembangan SDM, serta penurunan angka stunting.

“Prioritas ini selaras dengan tema dan tujuh prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jatim Tahun 2023. Yaitu peningkatan dan pemerataan kualitas SDM, serta transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, untuk mendukung daya saing daerah dalam menyambut era industri perdagangan jasa berbasis agro,” ujarnya.

“Tahun ini adalah tahun kelima Nawa Bhakti Satya, yakni sembilan program yang ingin kita baktikan untuk memuliakan masyarakat Jatim,” tambahnya.

Berdasarkan RKPD 2023, prioritas pembangunan Jatim dijabarkan dalam tujuh hal. Pertama, pemulihan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan nilai tambah sektor sekunder dan pariwisata.

Kedua, penguatan konektivitas antar wilayah dalam upaya pemerataan hasil pembangunan serta peningkatan layanan infrastruktur. Ketiga, Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, produktivitas dan daya saing ketenagakerjaan, serta pengentasan kemiskinan.

Keempat, Peningkatan Kepedulian Sosial dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Lokal. Kelima, Peningkatan Kemandirian Pangan, dan Pengelolaan Sumber Daya Energi.

“Yang keenam, peningkatan ketahanan bencana dan kualitas lingkungan Hidup. Serta ketujuh Peningkatan Ketentraman, Ketertiban Umum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di Jatim,” urai Khofifah.

Khofifah juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jatim melakukan pemetaan secara detail, desa yang masuk kategori kemiskinan ekstrem, kemudian desa maju dan berkembang.

“Tolong betul-betul dicek kalau bisa sesegera mungkin menggelar rakor bersama bupati & walikota untuk bisa menyisir desa,” pungkasnya. @Nto tze


 

340

Baca Lainnya