Lamongan | klikku.net – Ketua SH Terate Cabang Lamongan Harto didampingi Budi Sulisetyo (BK), mendatangi Polres Lamongan untuk bahas kamtibmas, pasca penganiayaan terhadap anggota SH Terate Ahmad Umar Buwang di Kalikapas Lamongan beberapa waktu lalu.
Kedatangan rombongan disambut hangat Kapolres Lamongan Yakhob Silvana Delareskha, di ruang pertemuan kantor Polres Lamongan, Senin (9/1).
Menurut Harto, sebagai organisasi yang memiliki unsur Memayu Hayuning Bawana (Rahmatan lil a’lamin), ia memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi pamong para adik-adiknya.
“Kami sangat berharap kasus ini dapat segera diungkap. Untuk itu kami meyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian, sebagai instansi pemerintah dalam bidang penegak hukum,” harapnya.
Mengingat bahaya, rentan dan rawannya informasi berita bohong, fitnah dan konspirasi. Harto juga senantiasa mengingatkan kepada para sauadara-saudaranya, untuk tidak termakan informasi yang liar.
“Mari bersama-sama kita jaga Lamongan sesuai ajaran SH Terate, agar tetap selalu kondusif dan mengayomi. Sehingga suasana aman dan nyaman dari gangguan kamtibmas. Jangan mempercayai berita bohong yang disebar secara masif untuk menghancurkan citra organisasi tercinta ini,” ungkapnya.
“Organisasi kita merupakan organisasi yang jelas, terstruktur dan memiliki tujuan yang baik. Untuk itu, mari bersama-sama mempererat rasa persaudaraan,” wejangnya.
Sementara itu, AKBP Yakhob Silvana mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan SH Terate Cabang Lamongan, untuk membahas kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan.
Dalam kegiatan ini, sekaligus dibahas terkait peristiwa penganiayaan oleh orang yang tidak dikenal kepada anggota SH Terate Cabang Lamongan.
Yakhob juga berpesan kepada seluruh warga SH Terate Lamongan, agar percaya dan menyerahkan semua kasus kepada Kepolisian.
“Kami akan bekerja secara optimal untuk mengungkap kasus ini. Diminta atau tidak, ini adalah tugas kepolisian. Untuk itu kami mohon kepada anggota SH Terate tetap mempercayai pihak kepolisian, dengan membantu menciptakan kamtibmas,” ujarnya.
reporter : Kusnan
