Komunitas Pemerintahan

Sabtu, 20 Mei 2023 - 10:31 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Kegiatan Garage Sale di Pendopo Kecamatan Bulak, yang digelar Pemkot Surabaya 6 April 2023 lalu

Kegiatan Garage Sale di Pendopo Kecamatan Bulak, yang digelar Pemkot Surabaya 6 April 2023 lalu

Pemkot Surabaya Masih Buka Penerimaan Bantuan Garage Sale

Surabaya | klikku.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka penerimaan bantuan pribadi maupun perusahaan, untuk mendukung kegiatan garage sale. Atau penjualan barang-barang bekas berupa pakaian yang masih layak, hingga Sabtu 27 Mei 2023.

“Terima kasih untuk semua masyarakat dan perusahaan, yang sudah ikut berbagi. Karena banyak yang meminta waktu perpanjangan. Maka kami perpanjang penyerahan bantuan sampai 27 Mei 2023. Karena seharusnya penerimaan berakhir pada 19 Mei 2023,” ujar Sekda kota Surabaya M. Ikhsan, Sabtu (20/5).

Menurutnya, kegiatan garage sale dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730 tersebut. Membuktikan budaya gotong-royong dan kepedulian, masih terus dilestarikan masyarakat maupun stakeholder yang ada di Kota Pahlawan.

“Dari item-item itu, kami akan fokus untuk masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga miskin. Melalui program garage sale, yang akan dilaksanakan di setiap kantor kelurahan di awal bulan Juni 2023,” ungkapnya.

Nantinya, keluarga miskin yang terdata oleh Pemkot Surabaya, bisa menebus barang atau pakaian tersebut seharga Rp2 ribuan per item. Mereka bisa mengakses kegiatan tersebut di masing-masing kantor kelurahan, sesuai dengan alamat domisili.

“Mohon maaf sebelumnya, kami tidak memberikan secara cuma-cuma. Tetapi keluarga miskin (gamis) bisa menebusnya dengan harga murah, yakni tiap item barang Rp2 ribuan,” tuturnya.

“Kenapa harus bayar? Karena uang yang terkumpul, nanti akan dikelola untuk disinergikan dengan program pemkot lainnya. Khususnya program pengentasan kemiskinan warga Surabaya,” tambahnya.

Nantinya, juga terdapat pembatasan dalam menebus barang maupun pakaian.

“Karena tergantung dari jumlah item bantuan yang kami terima. Sebab, sasarannya adalah 75 ribu keluarga miskin yang terdaftar dan terdata di Kota Surabaya. Seumpama 300 ribu barang. Maka satu per KK bisa mendapatkan 4 item, dengan total harga Rp8 ribu,” pungkasnya.


 

169

Baca Lainnya