Daerah Kasuistika

Jumat, 22 September 2023 - 19:20 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Puluhan pemuda Desa Lerpak demo Disdik Bangkalan.

Foto : klikku.net Anam.

Puluhan pemuda Desa Lerpak demo Disdik Bangkalan. Foto : klikku.net Anam.

Diduga Salah Gunakan Dana BOS Pejabat SMPN 1 Geger Diperiksa Inspektorat Bangkalan

Bangkalan | klikku.net— Dunia pendidikan Kabupaten Bangkalan, kembali tercoreng. Oknum kepala sekolah (Kasek) SMPN 1 Geger, Kecamatan Geger, kabupaten setempat diduga telah menyalahgunakan wewenang dengan menyelewengkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak sesuai peruntukannya dan tidak ter SPJ kan.

Indikasi penyelewengan tersebut terdapat beberapa item penggunaan dana BOS yang dianggarkan tidak sesuai dengan pelaksanaan yang ada di lapangan, bahkan lebih parahnya lagi dana yang diduga raib digondol oknum kepala sekolah guna kepentingan pribadi semata.

Menerangkan hal tersebut Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Heru menjelaskan, kasus penyelewengan dana BOS tesebut berawal dari laporan tokoh masyarakat setempat pada Bupati.

“Itukan berawal dari yang dulu sepertinya pak, laporan dari tokoh masyarakat setempat ke Bupati kemudian berlanjut, akhirnya inspektorat datang ke SMPN 1 Geger. Ternyata setelah diperiksa oleh inspektorat masih ada dana yang masih yang belum beres,” jelas Heru pada media ini, Jum’at (22/09/2023) siang.

Selain itu Heru menuturkan bahwa dana BOS yang diselewengkan oleh Kasek SMPN 1 Geger sebesar Rp 50 juta. Ia juga menegaskan pihaknya belum tahu pastinya karena belum ada laporan.

“Uang yang belum di SPJ kan sebesar Rp 50 juta katanya begitu, tapi saya belum tahu pasti karena belum ada laporan dan saya masih belum dipanggil oleh inspektorat tapi Kepala Sekolah SMPN 1 Geger sekarang yang dipanggil dan bendaharanya. Sementara dari pihak Disdik belum ada pemanggilan dari inspektorat karena masih pengelolaan data dan masih minta keterangan dari kepala sekolah dan bendahara,” kata Heru menegaskan.

Pihaknya juga mengaku masih belum tahu sebab tidak ada laporan/tembusan resmi dari inspektorat. Biasanya menurutnya inspektorat akan memberi laporan tentang hasil dari pemeriksaan itu pada Dinas Pendidikan. Dikatakan oleh Heru bahwa dirinya sudah mengetahui informasi penyelewengan dana BOS itu dari pihak SMPN 1 Geger melalui telefon.

“Pihak SMPN 1 Geger sudah memberi tahu atau konfirmasi ke kami cuma melalui telefon, karena tidak ada secara resmi jadi kami masih nunggu laporan dari inspektorat dan kalau memang ada laporan secara resmi baru kami tindaklanjuti,” kata Heru menyampaikan keterangannya.


Reporter : Anam

Editor : Redaksi

145

Baca Lainnya