Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 07:57 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Rayakan 112 Tahun Taiwan, Pimpinan TETO Surabaya Ingin Perkuat Kerja Sama dengan Jatim dan Indonesia Timur

Surabaya | klikku.net – Taipei Economic and Trade Office (TETO) in Surabaya menyelenggarakan Hari Nasional Republic of China (Taiwan) ke-112, di Hotel JW Marriott Surabaya, Jumat (6/10) malam.

Perayaan dihadiri sekitar 400 orang dari berbagai kalangan di Jawa Timur, Bali, Sulawesi, dan masyarakat overseas compatriots.

Menurut Director General TETO in Surabaya Isaac C. Chiu, Taiwan terletak di posisi penting di kawasan Indo-Pasifik dan rangkaian pulau pertama di Pasifik Barat.

“Daya saing Taiwan menempati peringkat ke-6 di dunia. Sementara kebebasan ekonominya menempati peringkat ke-4 di dunia,” ujarnya.

“92% chip kelas atas di dunia, diproduksi di Taiwan. Perusahaan TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Limited), juga telah meluncurkan penelitian dan pengembangan chip 2 nanometer tercanggih di dunia. Teknologi pintar dan industri IC Taiwan, menempati posisi kunci di dunia,” tambahnya.

“Taiwan dan Indonesia telah memiliki hubungan bilateral yang sangat erat sejak lama. Volume perdagangan bilateral meningkat dari US$7 miliar pada tahun 2016, menjadi US$13,1 miliar pada tahun 2022. Dan pertukaran sumber daya manusia semakin sering terjadi,” ungkapnya.

Isaac C. Chiu menambahkan, saat ini terdapat lebih dari 350 ribu Warga Negara Indonesia yang tinggal di Taiwan. Dimana 17 ribu diantaranya adalah pelajar. Dan sekitar 30 ribu orang, menikah dengan orang Taiwan dan menjadi penduduk baru Taiwan.

“Kami harap, hubungan Taiwan dan Indonesia bagian Timur semakin erat. Terus memperkuat kerja sama dan pembangunan bersama dengan kawasan Indonesia Timur. Serta menjadi mitra yang diperlukan bagi satu sama lain, untuk mencapai kemajuan bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan, hubungan bilateral Taiwan dan Jawa Timur akan terus diperdalam di berbagai bidang.

“Menurut data kami, terdapat sekitar 120 pabrik atau perusahaan Taiwan di Jawa Timur. Dan Taiwan International Ports Corporation beserta 3 perusahaan pelayaran besar, yakni Evergreen, Yang Ming dan Wan Hai. Juga menempatkan perwakilannya di Pelabuhan Surabaya,” ujarnya.

Emil menambahkan, banyak juga dosen dari Surabaya pernah belajar di Taiwan. Serta meraih gelar profesor di bidang teknologi, kesehatan, dan ilmu sosial.

“Saat kembali ke kampung halamannya di Jawa Timur. Mereka menjadi dosen dan sebagai wakil rektor di beberapa universitas,” ungkapnya.

Emil juga mengapresiasi keberadaan Komunitas “Alumni Taiwan” di Jawa Timur. Yang mempertemukan ratusan pelajar berbakat Indonesia, untuk memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi canggih Taiwan. Juga berfungsi sebagai jembatan pertukaran budaya antara Taiwan dan Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP3MI Jawa Timur Titis Tri Wulandari, S.Psi., M.M, menyampaikan, terdapat 63.846 orang Jawa Timur dari total 278.865 orang pekerja Indonesia yang bekerja di Taiwan.

“Semuanya mendapatkan perlindungan dari pemerintah setempat. Untuk itu, kami berharap hubungan Indonesia dan Taiwan tetap terjaga,” tuturnya.


 

572

Baca Lainnya