Daerah Pemerintahan Peristiwa

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:48 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Tinjau Kelangkaan BBM di Jember, Wagub Jatim Pastikan Penanganan Berjalan Baik

Jember | klikku.id — Warga Jember dan sekitarnya kembali dibuat resah. Puluhan SPBU di wilayah Jember, Situbondo, Bondowoso, hingga Lumajang mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Akibatnya, antrean panjang kendaraan mengular di sejumlah titik.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, langsung turun tangan meninjau kondisi tersebut, Selasa (29/7/2025).

“Kami tentu harus memahami kesulitan warga, oleh karena itu kami meninjau langsung dan mencari solusi,” kata Emil saat diwawancarai Radio Suara Surabaya.

Kelangkaan ini dipicu keterlambatan pengiriman BBM karena perbaikan jalan di jalur Gumitir yang menjadi akses utama distribusi.

Selain itu, perbaikan Jembatan Klakah di Lumajang dan dampak tragedi tenggelamnya Kapal Tunu Pratama Jaya di Banyuwangi juga menambah rumit distribusi pasokan.

“Dampaknya stok BBM tersendat. Begitu pasokan datang, antrean langsung mengular karena kebutuhan masyarakat yang tinggi,” jelas Emil.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemprov Jatim berkoordinasi dengan Pertamina guna menambah dan mempercepat frekuensi pengiriman BBM. Bahkan, pasokan ditingkatkan dari 2.000 kiloliter lebih dengan tambahan armada pengangkut dari berbagai daerah, termasuk dari Solo.

“Kami sudah komunikasi dengan Bina Marga dan Pertamina. Perbaikan jalan harus tetap jalan demi keselamatan. Tapi distribusi BBM juga harus segera diatasi,” tegas Emil.

Emil juga berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dan membeli BBM secara berlebihan.

“Kalau tangki sudah penuh, tidak perlu buru-buru isi lagi. Panic buying justru memperparah antrean,” ujarnya.

Selain menambah suplai, pemerintah juga tengah menyiapkan jalur alternatif distribusi agar suplai BBM tidak lagi tersendat.

“Langkahnya tidak hanya menambah kapal di pelabuhan, tapi juga memperkuat dermaga agar distribusi bisa lancar,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Jember pun sudah mengeluarkan surat edaran (SE) agar ASN dan siswa sementara bisa beraktivitas dari rumah untuk mengurangi mobilitas. R3d


 

110

Baca Lainnya