Surabaya | klikku.id – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Jawa Timur kini dikebut. Kantor Wilayah BPN Jatim resmi menggandeng Universitas Airlangga (Unair) untuk mempercepat persiapan desa-desa binaan menjelang pelaksanaan PTSL tahun 2026.
Kepala Kanwil BPN Jatim, Asep Heri, menyebut kerja sama ini sangat strategis. “Desa binaan ini bagian dari persiapan program nasional PTSL 2026. Kami ingin memastikan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat, yang jadi pondasi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” jelasnya, Kamis (31/7/2025).
Menurut Asep, kolaborasi dengan Unair penting karena kampus memiliki SDM intelektual yang bisa memberi dampak langsung ke masyarakat.
Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan, lewat MoU ini, mahasiswa dan dosen akan turun langsung ke lapangan.
“Universitas Airlangga hadir untuk berkontribusi nyata. Mahasiswa dan dosen kami akan terlibat dalam pencanangan desa binaan, dari pengumpulan data fisik hingga sosialisasi sertifikat elektronik. Ini pengalaman berharga yang berdampak nasional,” ujarnya.
Penandatanganan MoU disaksikan jajaran pimpinan Unair dan pejabat BPN, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Surabaya I dan II.
Nantinya, mahasiswa yang terlibat akan membantu lewat kuliah kerja nyata (KKN), mulai dari gemapatas (pengumpulan data fisik) hingga pengumpulan data yuridis.
Tak hanya itu, mereka juga akan gencar mengedukasi masyarakat soal manfaat sertifikat tanah elektronik demi memperkuat kepastian hukum kepemilikan.
“Dengan kolaborasi ini, kami ingin memastikan masyarakat tak hanya punya sertifikat tanah, tapi juga terlindungi secara hukum dan ikut mendorong kemajuan ekonomi daerah,” pungkas Asep. @Man
