Pemerintahan Pendidikan Peristiwa

Senin, 1 September 2025 - 16:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Khofifah Pastikan Sekolah di Jatim Tetap Aman Belajar di Tengah Gejolak

Surabaya | klikku.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan tetap berjalan aman. Meski situasi keamanan di sejumlah daerah masih dinamis pasca-unjuk rasa masyarakat.

Khofifah menegaskan, pendidikan tidak boleh terhenti oleh kondisi sosial politik. “Saya mengajak seluruh pihak, mulai kepala sekolah, guru, wali kelas, hingga orang tua untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tetap fokus belajar. Pendidikan adalah masa depan mereka,” kata Khofifah di Surabaya, Senin (1/9/2025).

Pemprov Jatim bersama Dinas Pendidikan menyiapkan langkah teknis, agar pembelajaran bisa menyesuaikan kondisi di lapangan, baik luring maupun daring.

Pada 1–4 September 2025, SMA dan SMK negeri maupun swasta tetap melaksanakan ujian formatif sesuai agenda, dengan pola berbeda antar-daerah tergantung keamanan setempat.

Selain sektor pendidikan, Pemprov juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 11410 Tahun 2025, tentang Penyesuaian Tugas Kedinasan ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Aturan ini berlaku 1–4 September sebagai langkah antisipasi keamanan.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan 24 kepala cabang dinas dan Ketua MKKS SMA/SMK.

Aries merinci, di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, ujian dilaksanakan daring dengan pengawasan wali kelas serta orang tua.

Sementara di Kota Malang, sejumlah sekolah di kawasan Tugu juga memilih ujian daring karena adanya informasi aksi massa di sekitar gedung DPRD. Namun, sekolah lain tetap menjalankan ujian luring dengan pengawasan ketat. R3d


 

103

Baca Lainnya