Daerah Hallo Polisi Hukrim Pemerintahan Pendidikan

Selasa, 2 September 2025 - 06:58 WIB

1 tahun yang lalu

logo

klikku.id Anam dok

klikku.id Anam dok

Aksi Mahasiswa Cipayung Memanas Kehadiran Lukman Bupati Bangkalan di Gedung DPRD Jadi Sorotan

Bangkalan | klikku.id – Suasana unjuk rasa aliansi Cipayung Plus di depan Gedung DPRD Bangkalan, Senin (1/9/2025), mendadak berubah tegang ketika Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, tiba-tiba hadir di lokasi. Kehadiran bupati yang duduk di barisan tamu undangan itu sontak memicu gelombang protes dari sejumlah mahasiswa.

Perwakilan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menolak kehadiran orang nomor satu di Bangkalan tersebut. Menurut mereka, bupati tidak termasuk dalam kesepakatan awal forum aksi.
“Bupati tidak diundang dalam forum ini. Kehadiran beliau jelas di luar hasil koordinasi kami,” tegas salah satu kader GMNI di tengah orasi.

Desakan agar Lukman Hakim meninggalkan area aksi kian lantang. Tak ingin situasi berlarut, sang bupati akhirnya memilih mundur dan kembali ke mobil dinasnya. Setelah itu, tensi perlahan menurun, meski dinamika baru kembali muncul.

Dua organisasi mahasiswa, yakni GMNI dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), memutuskan keluar dari aksi. Ketua GMNI Bangkalan, Fawaz, menegaskan langkah itu ditempuh karena adanya perubahan tuntutan tanpa musyawarah.
“Awalnya hanya ada tiga poin, tapi berkembang jadi lima tuntutan sepihak. Itu yang membuat kami memilih keluar,” ujarnya.

Ketua HMI Bangkalan, Krisna, juga mengamini bahwa mundurnya organisasi mereka dilatarbelakangi miskomunikasi internal aliansi. Sementara itu, organisasi lain seperti PMII, IMM, dan Himaba tetap bertahan melanjutkan aksi di halaman DPRD Bangkalan. Adapun massa GMNI dan HMI beralih melakukan konsolidasi di titik lain, tepatnya di pertigaan Halim Perdana Kusuma.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, menegaskan bahwa seluruh rangkaian aksi masih dalam kondisi aman terkendali. Ia menyebut ada sekitar 300 mahasiswa yang terlibat.
“Situasi terkendali. Aparat bersama Forkopimda sudah siaga penuh untuk menjaga keamanan. Masyarakat Bangkalan tidak perlu khawatir, kondisi tetap aman dan kondusif,” ucapnya.

Aksi yang awalnya digelar untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa itu pun meninggalkan catatan tersendiri: perbedaan sikap di internal aliansi hingga sorotan tajam terhadap kehadiran bupati di tengah massa.

149

Baca Lainnya