Daerah Kesehatan

Rabu, 3 September 2025 - 07:09 WIB

8 bulan yang lalu

logo

11 Ribu Anak di Jember Belum Pernah Imunisasi, Tertinggi di Jawa Timur

Jember | klikku.id – Angka imunisasi di Kabupaten Jember masih jadi pekerjaan rumah besar. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur mencatat, hingga Juli 2025 ada 11.049 anak di Jember yang sama sekali belum pernah mendapat imunisasi.

Angka ini menjadikan Jember sebagai daerah dengan kasus zerodos tertinggi di Jawa Timur.

Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jatim, Eka Putri Lestari, menjelaskan capaian imunisasi dasar lengkap di Jember baru 38,7 persen dari target 55 persen.

“Kalau tidak segera dikejar, akan ada tambahan sekitar 6 ribu anak zerodos baru hingga akhir tahun,” ujarnya dalam audiensi Akselerasi Imunisasi Rutin dan Imunisasi Kejar UNICEF di Jember, Selasa (2/9/2025).

Meski tantangan berat, Eka menilai komitmen Pemkab Jember cukup kuat. Hal itu ditunjukkan dengan hadirnya langsung Bupati Jember Muhammad Fawait dan Ketua TP PKK Gyta Eka Puspita dalam forum percepatan imunisasi.

Dukungan juga datang dari UNICEF. Health Specialist UNICEF, Dr. Armunanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.

“Kasus campak di Jember relatif kecil, tapi jumlah absolutnya signifikan karena populasinya besar. Untungnya tidak ada kematian, artinya perlindungan imunisasi sebelumnya masih bekerja,” jelasnya.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Pemkab menyiapkan anggaran Rp400 miliar untuk sektor kesehatan, termasuk memperkuat layanan BPJS dan percepatan imunisasi.

“Penolakan imunisasi bukan hanya soal ekonomi, tapi juga kurangnya pemahaman. Karena itu, kami gandeng tokoh agama, pengajian, dan organisasi kemasyarakatan agar masyarakat tercerahkan sejak dini,” kata Fawait.

Ia menegaskan seluruh warga Jember akan mendapat akses layanan kesehatan melalui rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS di seluruh Indonesia. “Sebagian besar efisiensi anggaran diarahkan untuk layanan kesehatannya masyarakat,” tandasnya. R3d


 

153

Baca Lainnya