Peristiwa

Rabu, 3 September 2025 - 15:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Buruh SPSI dan Gesper Kerja Bakti Bersihkan Grahadi Pascakerusuhan

Surabaya | klikku.id – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur bersama Gerakan Serikat Pekerja (Gesper) turun tangan membersihkan kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (3/9/2025).

Aksi kerja bakti ini digelar setelah kompleks cagar budaya itu rusak dan terbakar akibat kerusuhan beberapa waktu lalu.

“Kami fokus kerja bakti di area Grahadi, mulai Jalan Basuki Rahmat, Gubeng, Wonokromo, sampai A. Yani. Grahadi adalah cagar budaya yang harus dijaga keberlangsungannya untuk anak cucu bangsa,” tegas Ketua SPSI Jatim, Ahmad Fauzi.

Ia menyebut, kegiatan ini bukan hanya membersihkan sisa kerusuhan, tetapi juga bentuk kepedulian buruh terhadap kelestarian cagar budaya.

Lebih dari itu, menjadi pesan moral agar masyarakat tidak mudah terprovokasi tindakan anarkis yang mengatasnamakan demonstrasi.

Menurut Fauzi, aksi kekerasan yang terjadi beberapa hari lalu jelas bukan bagian dari penyampaian aspirasi.

“Demo tidak mungkin dilakukan dini hari, apalagi disertai penjarahan dan pembakaran. Itu murni kriminal, bukan aspirasi,” ujarnya. Ia pun berharap aparat segera menindak tegas para pelaku.

Selain menyapu dan membersihkan puing, buruh juga mengajak masyarakat sekitar untuk mengedepankan nilai gotong royong. Sejumlah warga pun ikut bergabung, menandakan bahwa semangat kebersamaan tetap hidup di tengah tantangan.

Fauzi menambahkan, SPSI dan Gesper akan terus menggelar kerja bakti serupa di berbagai daerah Jatim. “Ini simbol persatuan antara pekerja dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas Jawa Timur,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi meski diguncang kerusuhan.

“Kerangka ekonomi Jatim ini contoh bagi provinsi lain. Kami percaya Ibu Gubernur bisa menjadikan peristiwa ini sebagai pemicu semangat memperkuat kondusivitas,” ucapnya.

Bagi buruh, pesan utamanya jelas: kekerasan bukan jalan keluar. Yang dibutuhkan adalah persatuan, gotong royong, dan kerja sama untuk membangun daerah bersama pemerintah dan masyarakat. R3d


 

88

Baca Lainnya