Surabaya | klikku.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Rifqi Namiroh Ash Sholihah, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), berhasil menyabet Juara 1 Lomba Menulis dan Presentasi Esai Bahasa Jepang Tingkat Nasional 2025.
Kompetisi bergengsi tersebut digelar Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang (ASPBJI) Bali–Nusa Tenggara. Rangkaian lomba berlangsung sejak Selasa (1/4/2025) hingga Senin (7/7/2025). Rifqi sukses menyingkirkan para finalis dari berbagai kampus di Indonesia.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa UNAIR juga bisa unggul di bidang bahasa Jepang. Saya bangga bisa membawa nama universitas di tingkat nasional,” ujar Rifqi penuh syukur.
Menariknya, Rifqi mengaku baru mengetahui informasi lomba tiga hari sebelum deadline pengumpulan esai. Tekadnya yang kuat membuat ia tetap mendaftar meski harus menulis dalam waktu singkat. Esai maksimal 5.000 huruf Jepang itu ia rampungkan dengan penuh perjuangan.
Tema yang diangkat adalah lintas budaya Indonesia–Jepang. Rifqi memilih sudut pandang sederhana namun dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni perbedaan lingkungan pejalan kaki di Bali dan Jepang.
“Judulnya Pemahaman Lintas Budaya Jepang dan Indonesia dari Sudut Pandang Lingkungan Pejalan Kaki. Saya melihat kondisi trotoar dan lingkungan pejalan kaki di kedua tempat itu sangat kontras,” jelasnya.
Tak hanya menulis, Rifqi juga harus mempresentasikan esainya di hadapan dewan juri. Seluruh presentasi dilakukan dalam bahasa Jepang. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Rifqi.
“Karena full bahasa Jepang, saya terus melatih kelancaran berbicara supaya bisa menyampaikan materi dengan baik,” ungkapnya. Ia pun mendapat dukungan penuh dari dosen pembimbing yang memberi banyak masukan sebelum tampil.
Bagi Rifqi, pengalaman ini sangat berkesan. Ia tidak hanya membawa pulang piala dan sertifikat, tetapi juga kesempatan berharga untuk berjejaring dengan mahasiswa dari berbagai daerah.
“Sampai sekarang saya masih berkomunikasi dengan mereka. Kalau nanti ada kompetisi lain, sebisa mungkin saya ingin ikut lagi,” kata Rifqi bersemangat.
Prestasi Rifqi menjadi bukti konsistensi mahasiswa UNAIR dalam melahirkan generasi muda yang berdaya saing, khususnya di bidang bahasa asing. @Man
